BERITA TERKINI
Riset: Kebutuhan Sosial, Kenyamanan, dan Kinerja Bisnis Pengaruhi Perilaku Belanja Konsumen Tesco di E-Commerce saat Pandemi

Riset: Kebutuhan Sosial, Kenyamanan, dan Kinerja Bisnis Pengaruhi Perilaku Belanja Konsumen Tesco di E-Commerce saat Pandemi

Masyarakat memiliki dua pilihan utama dalam berbelanja, yakni melalui kanal daring (online) atau mendatangi toko secara fisik. Sebuah penelitian dilakukan untuk mengidentifikasi dan memahami dampak e-commerce selama pandemi Covid-19 terhadap Tesco, khususnya dari sisi perilaku konsumen.

Tesco merupakan perusahaan ritel yang didirikan oleh Jack Cohen di London pada 1919. Perusahaan ini memiliki beberapa jenis toko, yaitu Extra, Superstores, Metro, dan Express. Keberagaman format toko tersebut dinilai memberi kondisi yang menguntungkan bagi perusahaan untuk menempati posisi di industri ritel.

Perubahan perilaku selama pandemi

Pandemi Covid-19 membuat masyarakat lebih banyak menghabiskan waktu di rumah dan mengurangi komunikasi langsung dengan orang lain. Situasi ini mendorong pemanfaatan kanal daring untuk berbagai aktivitas, termasuk berbelanja, seiring kebutuhan mengurangi kontak langsung selama masa pandemi.

Dalam konteks ini, e-commerce dipandang menawarkan pilihan barang dan jasa yang lebih luas, memungkinkan pelanggan mengakses pasar global, membandingkan harga, melihat deskripsi produk, serta memperoleh keuntungan lintas negara. Selain itu, e-commerce juga menyediakan sistem pembayaran online yang dinilai sederhana dan nyaman, dengan metode pembayaran yang fleksibel bagi konsumen dan pemasar.

Metode dan fokus penelitian

Penelitian ini menyoroti perkembangan toko eceran dan kinerja toko eceran selama masa pandemi, mengingat Covid-19 berdampak besar pada berbagai sektor, termasuk perdagangan ritel. Peneliti mengajukan tiga hipotesis untuk menentukan arah kajian.

Riset dilakukan melalui survei terhadap 100 responden yang memenuhi syarat. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif, analisis regresi, dan pengujian lainnya untuk merangkum serta menilai hubungan dari ketiga hipotesis tersebut.

Temuan utama

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan sosial, kenyamanan, dan kinerja bisnis berpengaruh secara simultan terhadap perilaku pembelian konsumen. Secara statistik, perilaku pembelian konsumen juga dikaitkan dengan faktor kenyamanan dan kinerja bisnis.

  • Kebutuhan sosial, kenyamanan, dan kinerja bisnis berpengaruh bersama-sama terhadap perilaku pembelian.
  • Perilaku pembelian konsumen memiliki keterkaitan statistik dengan kenyamanan dan kinerja bisnis.