BERITA TERKINI
Ratusan Santri IBS PKMKK Kunjungi PR Cahaya Pro, Pelajari Kewirausahaan Lewat Rihlah Ilmiah

Ratusan Santri IBS PKMKK Kunjungi PR Cahaya Pro, Pelajari Kewirausahaan Lewat Rihlah Ilmiah

Ratusan santri Islamic Boarding School Padepokan Kyai Mudrikah Kembang Kuning (IBS PKMKK) mengikuti rihlah ilmiah ke Perusahaan Rokok (PR) Cahaya Pro di Dusun Batulabbang, Desa Akkor, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Selasa (6/1). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya santri mengenal dunia kewirausahaan secara langsung.

Direktur Utama PR Cahaya Pro, H. Fathur Rosi, S.Pd., menyambut rombongan dan menyampaikan pandangannya bahwa pesantren dapat melahirkan pengusaha. Ia mengusung semangat “santri belajar ke santri” serta menegaskan bahwa PR Cahaya Pro yang disebutnya hampir seluruhnya dibangun oleh tangan santri menjadi contoh bahwa pesantren tidak hanya berkutat pada kajian kitab kuning.

Dalam sambutannya, Fathur Rosi menyebut kapasitas produksi mesin perusahaan yang mampu menghasilkan 1.500 batang rokok per menit. Menurutnya, hal itu dapat menjadi motivasi bagi santri untuk menekuni usaha di masa depan. Ia juga menekankan pentingnya kesungguhan dalam berwirausaha. “Santri harus bisa segalanya, bukan hanya mengaji. Semua bergantung pada niat dan usaha,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa pertumbuhan perusahaan melalui proses panjang serta kemitraan yang kuat. “Untuk menjadi besar, harus dibangun bersama,” katanya.

Sejumlah santri kemudian mengajukan pertanyaan yang dilanjutkan dengan diskusi interaktif. Setelah itu, rombongan diajak berkeliling pabrik dengan panduan Abdul Majid. Para santri melihat aktivitas produksi, mulai dari mesin yang bekerja, arus pengangkutan hasil produksi menuju bagian sortir, hingga proses pengemasan. Di area pengemasan, ratusan pekerja perempuan tampak memasukkan batang rokok ke dalam wadah.

Selama kunjungan, para santri mencatat penjelasan yang disampaikan dan aktif bertanya mengenai berbagai bagian perusahaan. Mereka juga berdialog dengan para pekerja untuk menggali informasi secara langsung, yang memperkuat kesan mereka tentang kontribusi pabrik terhadap perekonomian masyarakat sekitar.

Di sekitar pabrik, rombongan juga melihat sebuah masjid milik H. Muzakki, Owner PR Cahaya Pro, yang disebut masih dalam proses pembangunan. Salah seorang santri menilai bangunan tersebut sebagai bukti keberhasilan santri yang kembali memberi manfaat bagi umat.

Sementara itu, Direktur Utama IBS PKMKK, Prof. Dr. KH. Achmad Muhlis, M.A., menyampaikan harapan agar santri IBS PKMKK memiliki jiwa bisnis seperti Rasulullah SAW yang disebutnya telah berdagang sejak remaja. Ia menjelaskan, rihlah ilmiah ini menjadi penutup rangkaian kegiatan Outclass Learning IBS PKMKK yang berlangsung sejak 30 Desember 2025 dan dirancang untuk membekali santri dengan literasi kewirausahaan guna menjawab tantangan ekonomi umat.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama. Para santri tampak antusias, termasuk saat membahas manajemen usaha dan akhlak dalam bisnis selama rangkaian kegiatan.