BERITA TERKINI
Putaran Kelima Kualifikasi Piala Dunia 2026 Diklaim Tanpa Kebijakan Pilih Kasih AFC

Putaran Kelima Kualifikasi Piala Dunia 2026 Diklaim Tanpa Kebijakan Pilih Kasih AFC

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) disebut tidak akan lagi menerapkan kebijakan yang dinilai pilih kasih pada putaran kelima Kualifikasi Piala Dunia 2026. Pernyataan ini muncul setelah pelaksanaan putaran keempat kualifikasi yang menuai kritik dari berbagai pihak.

Dalam putaran keempat, AFC mendapat sorotan karena dianggap memberikan keuntungan kepada Arab Saudi dan Qatar. Kedua negara itu dinilai diuntungkan karena berstatus tuan rumah, memiliki dukungan penuh suporter, serta mendapatkan waktu istirahat lebih panjang dibanding tim tamu.

Disebutkan, Arab Saudi dan Qatar memperoleh jeda enam hari di antara dua pertandingan. Kondisi tersebut memunculkan anggapan bahwa format dan penentuan lokasi pertandingan memberi keuntungan kompetitif bagi tuan rumah.

Pelatih Irak, Graham Arnold, turut menyampaikan kritik terhadap sistem play-off yang digunakan. Ia mengaku belum pernah melihat format seperti itu sepanjang karier kepelatihannya.

"Saya tidak pernah melihat sistem play-off seperti ini dalam kehidupan saya," kata Arnold seperti dikutip dari Arriyadiyah.

Ia juga membandingkan dengan pengalamannya saat melatih Australia. Menurutnya, ketika itu ia mendapat informasi bahwa pertandingan play-off tidak akan digelar di negara peserta.

"Ketika saya melatih Australia, mereka memberi tahu saya bahwa play-off tidak akan digelar di negara peserta," ujarnya.

Arnold menilai situasi saat ini berbeda karena ada tim yang lolos setelah mendapatkan keuntungan sebagai tuan rumah dan waktu istirahat yang lebih panjang.

"Sekarang dua tim lolos setelah mendapatkan keuntungan sebagai tuan rumah dan waktu istirahat selama 6 hari," kata Arnold.