BERITA TERKINI
Program BEKISAH Masuki Tahun Keenam, Bank Indonesia Babel Tekankan Penguatan Literasi Ekonomi

Program BEKISAH Masuki Tahun Keenam, Bank Indonesia Babel Tekankan Penguatan Literasi Ekonomi

Program BEKISAH (Bincang Ekonomi dan Keuangan Syariah) memasuki tahun keenam penyelenggaraan dan terus dipertahankan sebagai ruang dialog bagi masyarakat terkait isu ekonomi dan keuangan, khususnya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bangka Belitung, Rommy S. Tamawiwy, mengatakan perjalanan BEKISAH selama ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk antusiasme masyarakat. Ia menilai BEKISAH tidak hanya menjadi program diskusi, tetapi juga wadah kolaborasi untuk memperkuat literasi ekonomi secara berkelanjutan.

Rommy menyebut, selama enam tahun terakhir BEKISAH mengangkat beragam topik yang relevan dengan kondisi ekonomi lokal maupun global. Menurutnya, pemilihan tema yang dekat dengan kebutuhan masyarakat menjadi salah satu kekuatan program dalam menjaga kedekatan sekaligus menghadirkan pemahaman yang aplikatif.

Dalam sesi dialog, salah satu pendengar, Ratna Sari, mengajukan pertanyaan melalui kolom live chat Kanal YouTube RRI Sungailiat Official mengenai dampak kondisi geopolitik global, khususnya di kawasan Timur Tengah, terhadap pertumbuhan ekonomi di Bangka Belitung. Pertanyaan tersebut dinilai mencerminkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap keterkaitan ekonomi global dan daerah.

Menanggapi hal itu, Rommy menjelaskan dinamika geopolitik dapat memengaruhi perekonomian, termasuk di daerah. Ia menyebut situasi di Timur Tengah berpotensi memengaruhi harga energi dan rantai pasok global, yang pada akhirnya berdampak pada inflasi serta pertumbuhan ekonomi, termasuk di Bangka Belitung.

Meski dampaknya tidak selalu langsung terasa secara signifikan di tingkat daerah, Rommy menekankan perlunya kewaspadaan dan strategi mitigasi. Ia juga mendorong penguatan ketahanan ekonomi daerah agar mampu menghadapi tekanan eksternal.

Memasuki tahun keenam, BEKISAH diharapkan terus menjadi jembatan informasi dan edukasi ekonomi yang mudah dipahami masyarakat serta berkontribusi pada peningkatan literasi ekonomi di Bangka Belitung.