Program Studi Ekonomi Islam memperluas jejaring akademik internasional melalui partisipasinya dalam International Collaborative Program on Research, Innovation and Community Empowerment yang digelar di Politeknik Besut, Terengganu, Malaysia, Kamis, 16 April 2026.
Dalam kegiatan tersebut, dosen Program Studi Ekonomi Islam, Sri Wahyuni, S.E., M.E., hadir sebagai narasumber pada sesi guest lecturer. Keterlibatan ini disebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi lintas negara di bidang pendidikan, penelitian, inovasi, serta pemberdayaan masyarakat.
Pada pemaparannya, Sri Wahyuni menyoroti pentingnya pengembangan wawasan akademik yang adaptif terhadap dinamika global, penguatan kerja sama antarinstitusi, serta kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab berbagai tantangan melalui pelaksanaan tridarma.
“Kegiatan ini bukan hanya menjadi ruang berbagi pengetahuan dan pengalaman, tetapi juga momentum untuk membangun kolaborasi yang lebih luas dalam riset, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat. Harapannya, kerja sama ini dapat memberikan dampak nyata bagi pengembangan institusi dan masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya.
Forum tersebut juga menjadi ruang pertukaran gagasan, pengalaman, dan perspektif bagi akademisi dari berbagai institusi dalam pengembangan keilmuan serta praktik pemberdayaan masyarakat.
Partisipasi Program Studi Ekonomi Islam dalam kegiatan ini diharapkan membuka peluang kerja sama yang lebih luas, mulai dari penelitian kolaboratif, pertukaran akademik, pengembangan inovasi program, hingga kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Keterlibatan itu juga dipandang sebagai langkah untuk mendukung internasionalisasi perguruan tinggi sekaligus meningkatkan mutu akademik di tingkat global.
Ke depan, Program Studi Ekonomi Islam diharapkan terus membangun kemitraan strategis dengan berbagai institusi internasional guna mendorong pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat.