Globalisasi kerap dipahami sebagai proses yang idealnya berlangsung dalam dunia yang toleran, damai, dan bebas bencana alam. Namun, kondisi tersebut dinilai belum sepenuhnya hadir dalam kehidupan saat ini. Dalam praktiknya, globalisasi memunculkan dua sisi yang sama-sama kuat: manfaat dan tantangan.
Sisi Pro: Akses Meluas hingga Perkembangan Teknologi
Di sisi positif, globalisasi disebut dapat memperluas akses terhadap barang dan jasa. Proses ini juga dikaitkan dengan upaya membebaskan masyarakat dari kemiskinan, meningkatkan kesadaran budaya, serta mendorong perkembangan informasi dan teknologi yang berlangsung cepat.
Sisi Kontra: Otonomi, Perlindungan Sumber Daya, dan Kejahatan Lintas Batas
Namun, dampak negatif globalisasi juga menjadi perhatian. Prof. Dr. Ningrum Natasya Sirait, S.H., M.Li. dari Universitas Sumatra Utara, dalam sesi diskusi Konferensi Nasional V Perkumpulan Pengajar dan Praktisi Hukum Ketenagakerjaan Indonesia (P3HKI) pada Sabtu, 5 November 2022, memaparkan sisi kontra globalisasi dari perspektif hukum.
Ia menyoroti beberapa persoalan, antara lain berkurangnya otonomi pemerintah pusat dalam mengembangkan dan mengimplementasikan legislasi lokal. Dalam kondisi tersebut, pemerintah juga dinilai menjadi kurang mampu melindungi sumber daya negara serta tenaga kerja domestik.
Selain itu, globalisasi disebut turut memicu meningkatnya kejahatan lintas batas, yang sejalan dengan tantangan penegakan hukum yang semakin sulit.
Pasar Global dan Dampaknya pada Ketenagakerjaan
Dalam diskusi tersebut, Prof. Ningrum juga menjelaskan konsep pasar global yang kerap mengemuka di era globalisasi. Pasar global dimaknai sebagai pasar dengan transaksi antara penjual dan pembeli yang mencakup skala dunia, dari satu negara ke negara lain.
“Pasar global dan persaingan global berdampak pada ketenagakerjaan,” ujar Prof. Ningrum.
Faktor Pendorong Pemasaran Global
Fenomena pasar global disebut muncul antara lain karena adanya negara dengan sumber daya alam yang terbatas. Setidaknya terdapat empat faktor yang mendorong terjadinya pemasaran global:
- Perbaikan komunikasi dan transportasi
- Perkembangan teknologi
- Perjanjian ekonomi regional
- Perkembangan ekonomi dunia
Strategi Menghadapi Pasar Global
Untuk menghadapi pasar global, sejumlah strategi dapat diterapkan, seperti memeriksa alur proses, mencari peluang pasar, menyusun strategi yang tepat, merencanakan pemasaran secara efektif, serta mempersiapkan biaya modal.
Covid-19 dan Penyesuaian Kebijakan Ketenagakerjaan
Pandemi Covid-19 juga disebut membawa dampak luas bagi negara, termasuk mendorong perlunya peninjauan ulang, adaptasi, dan transformasi terhadap perubahan baru—baik secara paksa maupun sukarela. Perubahan tersebut turut menyentuh kebijakan di bidang ketenagakerjaan.

