BERITA TERKINI
PM Inggris Keir Starmer Kritik Trump dan Putin, Soroti Lonjakan Harga Energi Global

PM Inggris Keir Starmer Kritik Trump dan Putin, Soroti Lonjakan Harga Energi Global

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer melontarkan kritik keras kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin terkait lonjakan harga energi global yang dinilainya telah memicu krisis ekonomi dan menggerus kemakmuran jutaan orang di berbagai negara.

Dalam pernyataannya, Starmer menilai kenaikan tajam harga energi tidak semata terjadi karena dinamika pasar, melainkan dipengaruhi kebijakan dan tindakan yang ia sebut memperburuk ketidakstabilan geopolitik. Ia menyatakan bahwa langkah-langkah Washington dan Moskow telah menciptakan ketidakpastian di pasar energi internasional, terutama pada sektor minyak dan gas yang menjadi penopang penting ekonomi dunia.

Starmer menyoroti bahwa meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Rusia telah berdampak pada rantai pasok energi global. Akibatnya, negara-negara yang tidak terlibat langsung dalam perseteruan tersebut turut menanggung beban ekonomi. Ia juga mengkritik penggunaan energi sebagai instrumen kepentingan geo-strategis, seraya menegaskan bahwa komoditas energi semestinya dikelola secara rasional demi kesejahteraan bersama.

Menurut Starmer, dampak lonjakan harga energi telah merambat ke berbagai sektor, termasuk manufaktur dan transportasi, serta memukul kehidupan sehari-hari masyarakat. Kenaikan biaya energi mendorong peningkatan biaya produksi, yang kemudian berujung pada naiknya harga barang konsumsi dan memperberat beban rumah tangga di banyak negara.

Ia memperingatkan bahwa tanpa intervensi serius dari komunitas internasional, krisis ini berpotensi menyeret perekonomian dunia ke resesi yang dapat menghancurkan jutaan lapangan kerja. Starmer juga menekankan bahwa situasi tersebut memperlebar ketimpangan sosial ekonomi karena kelompok berpenghasilan rendah paling rentan terhadap kenaikan biaya energi yang menekan daya beli.

Menghadapi kondisi yang dinilai semakin kritis, Starmer menyerukan langkah bersama komunitas internasional untuk menekan Trump dan Putin agar bersedia meninjau kembali kebijakan energi mereka. Ia mendorong dialog diplomatik yang lebih intensif untuk mencari solusi yang dapat menstabilkan pasar energi tanpa mengabaikan kepentingan keamanan nasional masing-masing negara.

Starmer turut mengajak negara-negara Eropa memperkuat kerja sama pengembangan energi alternatif dan mengurangi ketergantungan pada sumber energi konvensional yang, menurutnya, kerap dijadikan alat tarik-ulur dalam persaingan geopolitik. Ia menegaskan bahwa penggunaan energi sebagai senjata dalam konflik geo-strategis harus diakhiri demi menjaga stabilitas ekonomi global.