Permintaan sewa pabrik siap pakai di Indonesia dilaporkan mengalami lonjakan. Kenaikan ini disebut didominasi oleh investor asal China, yang terdorong oleh dampak perang dagang antara Amerika Serikat dan China.
Tren tersebut menandai meningkatnya kebutuhan fasilitas produksi yang dapat segera digunakan, seiring perusahaan mencari opsi yang lebih cepat dibanding membangun pabrik dari awal. Dalam konteks ini, pabrik siap pakai menjadi alternatif untuk mempercepat operasional dan menyesuaikan strategi bisnis di tengah ketidakpastian perdagangan global.
Lonjakan permintaan ini juga memunculkan perhatian terhadap prospek industri pabrik siap pakai di Indonesia. Perkembangan permintaan sewa, terutama dari investor China, menjadi salah satu indikator yang dinilai dapat memengaruhi arah dan dinamika sektor industri terkait di dalam negeri.

