BERITA TERKINI
Pemkot Balikpapan Yakin Target PAD 2026 Rp1,5 Triliun Bisa Tercapai Meski Ekonomi Berfluktuasi

Pemkot Balikpapan Yakin Target PAD 2026 Rp1,5 Triliun Bisa Tercapai Meski Ekonomi Berfluktuasi

Pemerintah Kota Balikpapan menyatakan tetap optimistis target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026 sebesar Rp1,5 triliun dapat tercapai, meski kondisi ekonomi global dan nasional dinilai belum sepenuhnya stabil.

Kepala Badan Pengelola Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BPPDRD) Kota Balikpapan, Idham, mengatakan penerimaan dari pajak daerah masih menjadi penopang utama PAD. Dari total target yang ditetapkan, sekitar Rp1,3 triliun atau hampir 85 hingga 90 persen diharapkan berasal dari sektor pajak daerah.

Idham menegaskan pihaknya akan terus mengoptimalkan potensi PAD di tengah tantangan ekonomi yang ada. Optimalisasi tersebut, menurut dia, tidak hanya diarahkan pada peningkatan penerimaan, tetapi juga penguatan sistem pengelolaan pajak daerah.

Sejumlah langkah yang disiapkan antara lain memperluas basis pajak serta meningkatkan kepatuhan wajib pajak melalui pendekatan persuasif dan digitalisasi layanan. BPPDRD juga melakukan evaluasi terhadap potensi pajak yang dinilai belum tergarap maksimal.

Beberapa sektor yang menjadi perhatian antara lain pajak hotel, restoran, hiburan, serta pajak bumi dan bangunan, mengingat kontribusinya yang signifikan terhadap PAD.

Di tengah ketidakpastian ekonomi, Pemkot Balikpapan turut berupaya menjaga iklim investasi agar tetap kondusif. Stabilitas dunia usaha dinilai berperan penting dalam menjaga konsistensi penerimaan pajak daerah, sehingga pertumbuhan ekonomi lokal diharapkan tetap terjaga dan mendukung pencapaian target pendapatan.

Idham menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci untuk mencapai target PAD tersebut. Ia juga menekankan pentingnya kesadaran dan kepatuhan membayar pajak sebagai kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

Dengan strategi yang telah disiapkan, Pemkot Balikpapan menyatakan keyakinannya bahwa target PAD 2026 dapat diwujudkan melalui kerja sama dan komitmen bersama, sekaligus memperkuat kemandirian fiskal dan fondasi pembangunan kota ke depan.