Pangsa ekonomi blok BRICS terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) global mencetak rekor tertinggi sebesar 39,2% pada 2025. Capaian ini sekaligus memperlebar jarak dengan kelompok negara maju G7, yang pada periode sama tercatat berada di level 28,3%.
Pernyataan mengenai pergeseran kekuatan ekonomi dunia turut disampaikan Wakil Kepala Staf Administrasi Kepresidenan Rusia, Maxim Oreshkin. Dalam sebuah forum di St. Petersburg, ia mengatakan perubahan tersebut bersifat fundamental dan tidak dapat dihindari.
Perhitungan yang digunakan dalam data tersebut mengacu pada paritas daya beli (purchasing power parity/PPP). Berdasarkan pendekatan ini, ekonomi BRICS disebut telah melampaui 40% dari total PDB global.
Data Dana Moneter Internasional (IMF) yang diolah RIA Novosti juga menunjukkan pangsa PDB BRICS meningkat 0,5 poin persentase sepanjang 2025. Sementara itu, G7 mengalami penurunan hingga mencapai titik terendah bersejarah 28,3%.
Jika dibandingkan dengan kondisi tiga dekade sebelumnya, pergeseran terlihat semakin jelas. Pada 1992, G7 masih tercatat menguasai sekitar 63% ekonomi dunia, menggambarkan tren penurunan dominasi negara-negara Barat dalam kurun waktu tersebut.