Menteri Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent memberi sinyal bahwa gencatan senjata tarif antara AS dan China berpeluang diperpanjang. Bessent mengatakan dirinya akan bertemu perwakilan China di Stockholm pekan depan untuk menggelar tahap ketiga perundingan dagang, dengan agenda memperpanjang gencatan senjata tarif sekaligus memperluas ruang lingkup pembahasan.
Dalam wawancara dengan Fox Business, Bessent menyebut kesepakatan gencatan senjata dagang saat ini akan berakhir pada 12 Agustus. Ia menuturkan akan berada di Stockholm pada Senin dan Selasa untuk berdiskusi dengan pihak China mengenai kemungkinan perpanjangan kesepakatan tersebut.
Bessent juga mengatakan pada Selasa (22/7/2025) bahwa negosiasi dengan China kini dapat mencakup topik yang lebih luas. Di antaranya, kemungkinan pembelian Beijing atas minyak Rusia dan Iran yang tengah dikenai sanksi.
Dengan Bessent sebagai negosiator utama, pemerintahan Presiden Donald Trump disebut telah melunakkan pendekatannya terhadap China dalam beberapa pekan terakhir. Sikap itu berbeda dibandingkan dengan pendekatan terhadap negara-negara lain yang menghadapi tenggat akhir bulan untuk menandatangani kesepakatan yang mencakup tarif AS setidaknya 10% atas ekspor mereka.

