Cadangan devisa China tercatat mencapai triliunan dolar. Sebagian dari dana tersebut ditempatkan dalam surat utang pemerintah Amerika Serikat (US Treasury), yang selama ini dikenal sebagai salah satu instrumen keuangan paling aman di pasar global.
Penempatan cadangan devisa dalam US Treasury menunjukkan pilihan China pada aset yang dinilai stabil dan berisiko rendah. Dalam konteks pengelolaan cadangan devisa berskala sangat besar, instrumen yang dianggap aman menjadi pertimbangan utama, terutama untuk menjaga nilai dan likuiditas aset.
Dengan porsi cadangan devisa yang besar, keputusan investasi China pada US Treasury juga mencerminkan strategi menempatkan dana pada instrumen yang umum digunakan oleh banyak negara sebagai penyimpan nilai. Di tengah dinamika ekonomi dunia, US Treasury kerap dipandang sebagai acuan keamanan karena didukung oleh pemerintah AS.
Meski demikian, penempatan cadangan devisa pada surat utang AS juga menyoroti keterkaitan erat antara ekonomi China dan pasar keuangan Amerika Serikat. Kepemilikan US Treasury oleh China menjadi salah satu aspek penting yang sering dibahas dalam membaca hubungan ekonomi kedua negara.

