BERITA TERKINI
Meloni Minta Uni Eropa Tetap Buka Jalur Dialog dengan Rusia, Nilai Kembalinya Moskow ke G8 Belum Realistis

Meloni Minta Uni Eropa Tetap Buka Jalur Dialog dengan Rusia, Nilai Kembalinya Moskow ke G8 Belum Realistis

Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni menekankan pentingnya Uni Eropa tetap membuka jalur komunikasi dengan Rusia di tengah dinamika geopolitik yang masih tegang di kawasan Eropa. Menurutnya, dialog diperlukan untuk mendukung stabilitas keamanan jangka panjang di benua tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Meloni dalam sebuah pengarahan pada Jumat, 9 Januari 2026. Ia menilai penutupan total saluran komunikasi tidak akan membantu upaya mencapai perdamaian yang berkelanjutan.

“Eropa harus memiliki kemampuan untuk berbicara dengan Rusia. Menutup semua pintu komunikasi tidak akan membantu kita mencapai solusi perdamaian yang berkelanjutan,” ujar Meloni, seperti dikutip Reuters.

Meski mendorong dialog, Meloni menegaskan belum ada peluang bagi Moskow untuk kembali bergabung ke dalam format G8 dalam waktu dekat. Kelompok tersebut berubah menjadi G7 setelah Rusia dikeluarkan menyusul aneksasi Krimea pada 2014 dan eskalasi konflik di Ukraina.

Meloni menyebut syarat bagi kembalinya Rusia ke forum negara-negara maju itu masih jauh dari terpenuhi. “Saya tidak melihat adanya proses cepat atau jalan pintas bagi kembalinya Rusia ke format G8. Langkah tersebut memerlukan perubahan signifikan dalam situasi di lapangan dan kepatuhan terhadap hukum internasional,” katanya.

Sikap Meloni mencerminkan posisi Italia yang berupaya menyeimbangkan dukungan terhadap aliansi Barat dengan kebutuhan mencegah eskalasi konflik yang lebih luas. Ia juga memperingatkan bahwa tanpa dialog yang strategis, Eropa berisiko kehilangan peran dalam menentukan masa depan keamanan di kawasannya sendiri.

Sejauh ini, negara-negara anggota G7 lainnya masih mempertahankan sikap tegas terhadap Kremlin. Namun, pernyataan Meloni dinilai memberi sinyal adanya ruang diplomasi di tengah kebuntuan konflik yang telah berlangsung selama beberapa tahun terakhir.

Italia, yang memiliki peran strategis di Mediterania dan Eropa Selatan, terus memantau dampak ekonomi dan keamanan dari ketegangan antara NATO dan Rusia, terutama terkait energi dan rantai pasok global.