Kabar Arab Saudi dan Qatar disebut akan menjadi tuan rumah putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia berasal dari Asharq Al-Awsat, media Arab Saudi yang berbasis di London, Inggris.
Pada Selasa (3/6/2025), Asharq Al-Awsat menerbitkan artikel berjudul “Sumber Asia: Arab Saudi dan Qatar Akan Menjadi Tuan Rumah Grup Playoff Asia untuk Piala Dunia”. Media tersebut menuliskan bahwa informasi itu didapat dari “sumber-sumber yang mengetahui informasi” di Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).
Dalam laporannya, Asharq Al-Awsat menyebut Komite Kompetisi AFC akan memberikan hak tuan rumah untuk dua grup babak playoff Asia menuju Piala Dunia 2026 kepada Arab Saudi dan Qatar. Turnamen itu diklaim dijadwalkan berlangsung pada 8, 11, dan 14 Oktober 2025.
Playoff yang dimaksud adalah putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, yang akan diikuti negara peringkat ketiga dan keempat dari Grup A hingga C pada putaran ketiga.
Dalam skenario yang diuraikan, Arab Saudi berpeluang masuk putaran keempat jika gagal menggeser Australia dari posisi kedua Grup C, mengingat posisi puncak grup disebut telah menjadi milik Jepang. Saat ini Arab Saudi berada di urutan ketiga klasemen sementara Grup C dengan 10 poin dari delapan pertandingan, dan masih menyisakan dua laga.
Sementara itu, Qatar masih berjuang mengamankan posisi tiga atau empat di Grup A. Tim asuhan Julen Lopetegui disebut sudah tidak mungkin finis di dua besar. Qatar kini menempati peringkat keempat dengan 10 poin dari delapan laga, unggul empat angka atas Kirgistan yang berada di urutan kelima.
Hanya juara dan runner-up dari Grup A sampai C yang akan lolos langsung ke putaran final Piala Dunia 2026 di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat.
Meski demikian, kabar soal tuan rumah putaran keempat ini belum dikonfirmasi oleh AFC, Arab Saudi, maupun Qatar. Jika benar, informasi tersebut dinilai dapat memengaruhi ambisi Timnas Indonesia yang sebelumnya menyatakan keinginan menjadi tuan rumah putaran keempat.
Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, sebelumnya menyebut adanya perubahan mekanisme penentuan tuan rumah dari AFC. “Memang ada perubahan tuan rumah dari AFC. Dulu itu, biasanya tuan rumah netral, jadi semua dikelola AFC. Sekarang AFC membuat cara baru,” ujar Arya dalam kanal YouTube-nya pada awal Mei 2025.
Arya menambahkan PSSI masih berupaya mengikuti proses bidding. “Batasnya masih ada waktu. Kami akan coba, mudah-mudahan. Memang lawan-lawannya berat. Ada dari Timur Tengah. Tapi, kami akan mencoba dan ikut bidding,” katanya.
Timnas Indonesia sendiri masih berpeluang lolos ke putaran keempat karena berada di peringkat keempat Grup C dengan 9 poin dari delapan pertandingan.

