Dalam statistik global, perhatian kerap tertuju pada negara-negara dengan jumlah sepeda motor terbesar seperti India, Indonesia, dan China. Namun, terdapat pula negara-negara yang jumlah sepeda motornya relatif sedikit, baik jika dibandingkan dengan populasinya maupun dengan negara lain.
Gambaran ini dapat membantu memahami perbedaan preferensi transportasi serta kondisi infrastruktur jalan di berbagai negara. Salah satu contoh yang disebut dalam data pendaftaran adalah Liechtenstein.
Menurut data tersebut, hingga akhir Juni 2025 tercatat sekitar 5.044 unit kendaraan bermotor roda dua—termasuk sepeda motor dan skuter—yang terdaftar di negara kecil itu. Angka ini dinilai sangat rendah bila dibandingkan dengan negara-negara berpenduduk jutaan, dan menunjukkan bahwa sepeda motor bukan pilihan transportasi yang umum di Liechtenstein.
Selain Liechtenstein, negara-negara maju dengan infrastruktur transportasi umum yang sangat baik serta tingkat pendapatan per kapita tinggi juga cenderung memiliki kepemilikan sepeda motor yang lebih rendah.

