Harga minyak dunia melonjak setelah CNN melaporkan bahwa intelijen Amerika Serikat (AS) menilai Israel sedang melakukan persiapan untuk menyerang fasilitas-fasilitas nuklir Iran.
Harga minyak berjangka West Texas Intermediate (WTI) tercatat naik 3,5% menjadi US$64,19 per barel. Namun, CNN menyebut belum jelas apakah para pemimpin Israel telah mengambil keputusan akhir untuk melakukan serangan tersebut, mengutip keterangan pejabat AS yang tidak disebutkan namanya.
Pergerakan harga minyak disebut bergejolak sejak pekan lalu seiring berbagai perkembangan terkait nasib perundingan Iran-AS. Perundingan itu dinilai berpotensi membuka jalan bagi lebih banyak pasokan minyak kembali ke pasar, yang diperkirakan akan mengalami kelebihan pasokan pada akhir tahun.
Menurut laporan tersebut, serangan oleh Israel berisiko menghambat kemajuan negosiasi dan menambah volatilitas di Timur Tengah, kawasan yang memasok sekitar sepertiga dari minyak dunia.

