BERITA TERKINI
Kowani Instruksikan Anggota Dukung Program Asta Cita Pemerintahan Prabowo

Kowani Instruksikan Anggota Dukung Program Asta Cita Pemerintahan Prabowo

Kongres Wanita Indonesia (Kowani) menyatakan komitmennya mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto melalui dukungan terhadap program prioritas Asta Cita. Ketua Umum Kowani Nannie Hadi Tjahjanto menginstruksikan anggota Kowani di seluruh Indonesia untuk mengimplementasikan sejumlah program pemerintah yang dinilai selaras dengan agenda organisasi.

Menurut Nannie, fokus program yang didorong antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, Kampung Nelayan Merah Putih, penguatan sumber daya manusia, serta perluasan pasar kerja dan penguatan ekonomi kerakyatan. Ia menyebut seluruhnya diintegrasikan dengan program Kowani agar berdampak luas dan dapat dirasakan masyarakat.

Dalam penguatan program Koperasi Merah Putih, Kowani melakukan audiensi dengan Kementerian Koperasi dan UKM. Dari pertemuan tersebut, kata Nannie, tercapai kesepahaman untuk mendorong pembentukan dan revitalisasi koperasi perempuan di daerah.

Selain itu, Kowani juga menjalankan pendampingan UMKM berbasis komunitas perempuan, termasuk integrasi akses pembiayaan, pemasaran digital, dan sertifikasi usaha. Upaya lain yang dilakukan adalah penguatan ekosistem ekonomi berbasis keluarga dan komunitas.

“Kowani terus mendorong perempuan Indonesia untuk mandiri secara ekonomi melalui koperasi dan UMKM, karena kekuatan ekonomi perempuan adalah fondasi ketahanan bangsa,” ujar Nannie dalam keterangannya, Senin, 4 Mei 2026.

Nannie menambahkan, program pemberdayaan UMKM Kowani telah menjangkau berbagai sektor, mulai dari kuliner, kerajinan, industri kreatif, hingga ekonomi hijau berbasis komunitas lokal.

Di sisi lain, Kowani juga melakukan edukasi gizi keluarga dan memperkuat peran ibu dalam pemenuhan nutrisi anak untuk mendukung program MBG. Untuk mendukung Kampung Nelayan Merah Putih, Kowani menjalankan pemberdayaan perempuan pesisir melalui pengolahan hasil laut dan penguatan ekonomi keluarga. Sementara di sektor perumahan rakyat, Kowani disebut melakukan advokasi hunian layak berbasis keluarga sejahtera.

“Perempuan bukan hanya penerima manfaat pembangunan, tetapi aktor utama yang memastikan program pemerintah benar-benar berdampak pada keluarga dan masyarakat,” tegas Nannie.

Dalam agenda ketenagakerjaan nasional, Kowani mengambil peran sebagai mitra strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) perempuan. Program yang dikembangkan mencakup pelatihan reskilling dan upskilling berbasis kebutuhan industri, kolaborasi dengan lembaga pelatihan dan dunia usaha, serta fasilitasi sertifikasi kompetensi guna meningkatkan daya saing tenaga kerja perempuan.

Nannie menyebut program unggulan menuju 100 tahun Kowani, yakni “1.000 Profesi” dan “1.000 Sertifikasi”, sebagai langkah penting untuk membangun SDM perempuan yang profesional, adaptif, dan siap menghadapi transformasi ekonomi global.

Selain penguatan kompetensi kerja, Kowani juga mengembangkan program literasi nasional yang meliputi literasi digital untuk perempuan dan keluarga, literasi keuangan untuk penguatan ekonomi rumah tangga, serta literasi hukum untuk perlindungan perempuan dan anak. Program tersebut disebut sebagai fondasi dalam membangun masyarakat yang tangguh, cerdas, dan berdaya saing.

Di tingkat internasional, Kowani turut terlibat dalam forum global seperti Women 20 (W20) dan United Nations Economic and Social Council. Melalui forum-forum itu, Kowani menyampaikan suara perempuan Indonesia terkait isu kesetaraan gender, inklusi ekonomi, dan pembangunan berkelanjutan.

“Momentum 100 tahun Kowani adalah momentum kebangkitan perempuan Indonesia untuk semakin berkontribusi nyata. Kami bergerak dari pusat hingga daerah, memastikan setiap program menyentuh kehidupan masyarakat secara langsung,” kata Nannie.