Presiden Prabowo Subianto mengundang sejumlah mantan menteri dan wakil menteri luar negeri ke Istana Merdeka, Jakarta, beberapa hari lalu. Pertemuan tersebut disebut bertujuan menyatukan pandangan mengenai arah kebijakan politik luar negeri Indonesia, termasuk terkait pembentukan Board of Peace atau Dewan Perdamaian Gaza.
Anggota Komisi I DPR Dave Laksono yang hadir dalam agenda itu menyoroti adanya alokasi dana sebesar USD 1 miliar untuk rekonstruksi Gaza. Menurut Dave, dana tersebut bersifat tidak wajib.
Ia menjelaskan, negara yang mengeluarkan dana dengan nominal tersebut akan dianggap sebagai anggota tetap. Sementara negara yang belum mengalokasikan dana penuh hanya memiliki masa keanggotaan selama tiga tahun.
“Saat ini, Indonesia belum membayar,” ujar Dave dalam keterangannya, Sabtu (7/2/2026).
Dave juga menyebut hingga kini Prabowo belum mengeluarkan dana apa pun untuk Dewan Perdamaian yang disebut dibentuk oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Karena itu, Dave menilai keanggotaan Indonesia belum bersifat permanen.
Dengan kondisi tersebut, Dave mengatakan pemerintah masih memiliki fleksibilitas untuk meninjau kembali posisinya apabila arah Board of Peace dinilai tidak sejalan dengan tujuan utama.
“Sikap adaptif ini adalah bentuk diplomasi yang cerdas dari Presiden Prabowo. Indonesia tetap menjaga kepentingan nasional, namun di sisi lain sekaligus memperkuat peran globalnya. Dengan demikian, langkah ini bukan hanya mempertegas komitmen Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina, tetapi juga menempatkan Indonesia sebagai aktor penting dalam upaya perdamaian dunia,” kata Dave.
Dave meyakini Prabowo tetap memegang komitmen politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif. Ia menilai, keterlibatan Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza menunjukkan konsistensi menjalankan amanat konstitusi untuk ikut menciptakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.
Selain itu, Dave menilai partisipasi Indonesia dapat memperkuat posisi diplomasi di mata dunia Islam sekaligus menjadi wujud solidaritas terhadap perjuangan rakyat Palestina.

