Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya, Adi Sutarwijono, meninggal dunia pada Selasa malam karena sakit. Kabar duka tersebut dibenarkan Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, saat dikonfirmasi.
Sebelumnya, informasi mengenai wafatnya Adi beredar melalui pesan WhatsApp yang menyebut ia meninggal pada Selasa, 10 Februari 2026, pukul 20.36 WIB. Disebutkan pula Adi mengembuskan napas terakhir di salah satu rumah sakit di Jakarta.
“Memang benar informasi tersebut,” kata Arif pada Selasa, 10 Februari 2025, melansir Antara.
Arif menjelaskan, jenazah rencananya diberangkatkan dari Jakarta menuju Surabaya pada malam yang sama untuk kemudian disemayamkan di Rumah Persemayaman di Surabaya. Ia juga menyampaikan bahwa pada Kamis, 12 Februari 2026, akan dilakukan penghormatan terakhir di kantor DPRD Surabaya sebelum proses pemakaman.
Arif menyebut Adi sebagai sosok yang nyaman untuk bertukar pikiran, terutama dalam menjalankan pekerjaan di lingkungan DPRD Surabaya. Ia menegaskan kinerja lembaga legislatif tersebut akan tetap berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.

