BERITA TERKINI
Kemlu RI Tegaskan Tak Ada Pembicaraan dengan Israel soal Relokasi Warga Gaza

Kemlu RI Tegaskan Tak Ada Pembicaraan dengan Israel soal Relokasi Warga Gaza

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) menegaskan tidak ada pembicaraan dengan Israel terkait kabar perundingan mengenai relokasi warga Gaza. Pernyataan itu disampaikan juru bicara Kemlu RI, Vahd Nabyl A. Mulachela, pada Kamis (14/8) melalui pesan singkat kepada awak media.

“Bisa saya sampaikan bahwa tidak ada pembicaraan dengan Israel,” kata Vahd.

Sebelumnya, dalam wawancara dengan saluran i24News pada Selasa, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kembali menyatakan dukungannya terhadap emigrasi massal warga Gaza. Kebijakan tersebut juga pernah didukung Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang pada Februari sempat mengusulkan pemukiman kembali penduduk Gaza. Namun belakangan, Trump diduga mundur dari gagasan tersebut.

Netanyahu mengatakan Israel sedang berkomunikasi dengan “beberapa negara” untuk menerima warga sipil yang mengungsi dari wilayah Gaza.

“Saya pikir ini adalah hal yang paling wajar,” ujar Netanyahu. Ia menambahkan bahwa pihak yang ingin membantu warga Palestina seharusnya membuka pintu bagi mereka. Netanyahu juga menyatakan Israel tidak mengusir warga Gaza, melainkan memberi kesempatan untuk pergi dari zona pertempuran dan dari Jalur Gaza jika mereka menginginkannya.

Saat ditanya mengapa proses tersebut belum berkembang, Netanyahu menjawab bahwa diperlukan negara penerima. “Kami sedang berbicara dengan beberapa negara — saya tidak akan merincinya di sini,” katanya.

Di sisi lain, warga Palestina, kelompok hak asasi manusia, dan mayoritas komunitas internasional menentang proposal relokasi warga Palestina di Gaza. Mereka memandangnya sebagai cetak biru pengusiran paksa yang dinilai melanggar hukum internasional.