BERITA TERKINI
Kamboja dan Myanmar Disorot sebagai Pusat Scam Daring, Shutdown Terlama AS Berakhir

Kamboja dan Myanmar Disorot sebagai Pusat Scam Daring, Shutdown Terlama AS Berakhir

Sejumlah isu internasional menjadi sorotan dalam sepekan terakhir, mulai dari maraknya pusat penipuan daring (online scam) di Myanmar dan Kamboja hingga berakhirnya penutupan pemerintahan Amerika Serikat (AS) yang mencetak rekor terlama. Berikut rangkuman sejumlah berita global yang ramai diperbincangkan pada periode Senin (10/11/2025) hingga Minggu (16/11/2025).

Kamboja dan kasus WNI di pusat scam

Fenomena warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban perdagangan orang di pusat-pusat penipuan daring di Kamboja kembali mencuat. Kementerian Luar Negeri Indonesia mencatat, sejak 2020 terdapat lebih dari 10.000 kasus yang melibatkan WNI, dengan sekitar 1.500 kasus di antaranya memenuhi unsur Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Korban umumnya berangkat setelah tergiur tawaran kerja bergaji tinggi melalui iklan di media sosial atau perekrut informal. Namun, setibanya di lokasi, mereka disebut dipaksa bekerja di kompleks penipuan yang menyasar korban dari berbagai negara, termasuk warga Indonesia.

China uji coba kapal serbu amfibi Tipe 076 “Sichuan”

China memulai uji coba kapal serbu amfibi Tipe 076, Sichuan, di laut lepas pada Jumat (14/11/2025). Kapal yang dijuluki “kapal induk drone” itu diuji coba setelah diluncurkan pada Desember tahun sebelumnya.

Julukan tersebut merujuk pada kemampuan Sichuan untuk membawa pesawat nirawak atau drone.

Shutdown terlama AS resmi berakhir

Penutupan pemerintahan AS (government shutdown) terlama dalam sejarah negara itu resmi berakhir setelah Presiden AS Donald Trump pada Rabu (12/11/2025) menandatangani rancangan undang-undang (RUU) untuk mengakhirinya.

Shutdown berlangsung selama 43 hari dan menyebabkan aktivitas pemerintahan lumpuh, serta membuat ratusan ribu pegawai negeri sipil tidak menerima gaji. RUU tersebut disetujui DPR yang dikuasai Partai Republik dengan dukungan mayoritas partai, setelah sebelumnya disahkan Senat.

Myanmar disorot sebagai pusat scam dunia

Di Myanmar, junta militer disebut tengah melakukan penggerebekan terhadap gedung-gedung yang diduga menjadi pusat penipuan daring dan jaringan kejahatan di wilayah perbatasan. Pada akhir Oktober, sebanyak 1.049 orang—mayoritas warga negara China—dilaporkan kabur ke Thailand setelah militer Myanmar menggerebek salah satu pusat scam online terbesar di negara itu.

Militer Myanmar juga menyatakan akan menghancurkan hampir 150 bangunan di kompleks scam online di perbatasan Thailand.

Analisis satelit: kompleks scam KK Park masih banyak berdiri

Di sisi lain, analisis citra satelit menunjukkan mayoritas bangunan di kompleks penipuan KK Park, Kota Myawaddy, Myanmar, masih berdiri meski pemerintah mengklaim telah memberantasnya. Tindakan militer Myanmar yang menyatakan telah memberantas pusat scam di perbatasan dinilai hanya bersifat simbolis.

Menurut analisis AFP terhadap citra satelit KK Park, 22 bangunan hancur dan sekitar 80 lainnya mengalami kerusakan atau kemungkinan rusak. Namun, sekitar tiga perempat dari total bangunan di kompleks tersebut dilaporkan tetap berdiri.

Slovakia batasi kecepatan di trotoar

Parlemen Slovakia menyetujui undang-undang baru yang menetapkan batas kecepatan maksimum 6 kilometer per jam bagi pejalan kaki. Aturan tersebut juga berlaku bagi pengguna trotoar lainnya, termasuk pesepeda, pengguna sepatu roda, hingga skuter listrik.

Kebijakan ini ditujukan untuk meningkatkan keselamatan di trotoar. Namun, sebagian warga menilai aturan tersebut berlebihan dan sulit diterapkan.

Malaysia dorong durian jadi buah nasional

Di Malaysia, Durian Manufacturer Association (DMA) mengajukan permintaan kepada Kementerian Pertanian dan Keamanan Pangan agar durian diberi status sebagai buah nasional Malaysia. DMA juga meminta pemerintah menetapkan 7 Juli sebagai Hari Durian Nasional.

Presiden DMA Eric Chan menyatakan durian bukan sekadar buah, melainkan bagian dari identitas nasional Malaysia.