Sejumlah peristiwa internasional menonjol dalam sepekan terakhir, mulai dari dugaan pembunuhan massal di Sudan, keputusan Kerajaan Inggris terhadap Pangeran Andrew, hingga operasi antinarkoba di Brasil yang memakan banyak korban jiwa. Berikut rangkuman kabar dunia edisi Senin (27/10/2025) sampai Minggu (2/11/2025).
Dugaan pembantaian massal di Sudan terpantau citra satelit
Citra satelit terbaru mengindikasikan pembunuhan massal masih terjadi di dalam dan sekitar Kota El Fasher, Sudan. Temuan itu muncul beberapa hari setelah kota tersebut dikuasai Pasukan Dukungan Cepat (Rapid Support Forces/RSF), kelompok paramiliter yang berperang dengan tentara reguler sejak April 2023.
Laporan Laboratorium Penelitian Kemanusiaan Universitas Yale yang dirilis Jumat (31/10/2025) menyebut analisis citra satelit selama lima hari terakhir menunjukkan adanya 31 kelompok jasad di El Fasher.
Raja Charles III cabut gelar Pangeran Andrew
Raja Charles III mencabut semua gelar dan kehormatan kerajaan yang tersisa dari adiknya, Pangeran Andrew, serta memerintahkannya meninggalkan kediaman resminya di Royal Lodge. Keputusan ini diumumkan pada Kamis (30/10/2025) di tengah meningkatnya tekanan publik terkait hubungan Pangeran Andrew dengan pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein.
Istana Buckingham menyatakan Raja Charles memulai proses resmi untuk mencabut gelar dan kehormatan milik Pangeran Andrew.
Operasi antinarkoba di Rio de Janeiro mematikan
Brasil melancarkan operasi antinarkoba di Rio de Janeiro yang berujung pada banyak korban. Hingga Rabu (29/10/2025), otoritas setempat mencatat sedikitnya 121 orang tewas, termasuk empat polisi, dalam serangkaian penggerebekan besar terhadap kelompok narkoba Comando Vermelho.
Kepolisian negara bagian Rio menyebut operasi itu telah direncanakan lebih dari dua bulan dan dirancang untuk mengusir para tersangka ke kawasan hutan, tempat satuan khusus disiagakan dalam posisi penyergapan.
Venezuela klaim gagalkan rencana serangan terkait CIA
Pemerintah Venezuela mengeklaim menggagalkan rencana serangan yang disebut dibuat-buat terhadap kapal perang Amerika Serikat di kawasan Karibia selatan. Caracas menuduh rencana itu dirancang komplotan yang didanai Badan Intelijen Pusat (CIA) AS.
Menteri Dalam Negeri Venezuela Diosdado Cabello pada Senin (27/10/2025) mengatakan pihaknya menangkap empat orang yang disebut berencana menyerang USS Gravely, kapal perusak berpeluru kendali milik AS.
Vietnam rencanakan larangan motor bensin di pusat Hanoi mulai Juli 2026
Pemerintah Vietnam berencana melarang penggunaan sepeda motor berbahan bakar bensin di pusat kota Hanoi mulai Juli 2026. Kebijakan yang diumumkan Perdana Menteri Pham Minh Chinh itu ditujukan untuk menekan polusi udara dan mendorong peralihan ke kendaraan listrik.
Larangan tersebut akan berlaku di kawasan dalam jalan lingkar utama Hanoi yang menjadi pusat bisnis dan aktivitas ekonomi ibu kota. Dalam perkembangan terkait, kebijakan itu disebut memicu reaksi keras dari Jepang.
AS-China capai kesepakatan awal di sela KTT ASEAN
Amerika Serikat dan China mencapai kesepakatan awal terkait perdagangan komoditas strategis, termasuk logam tanah jarang dan kedelai, setelah dua hari pembicaraan di sela-sela KTT ASEAN di Kuala Lumpur, Malaysia. Kesepakatan itu menandakan meredanya perang dagang kedua negara setelah serangkaian tarif impor dan pembatasan ekspor.
Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan China akan kembali melakukan pembelian kedelai dari AS dalam jumlah besar selama beberapa tahun ke depan.
Netanyahu murka usai komentar menterinya soal Arab Saudi
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan sangat marah setelah mendengar Menteri Keuangan Bezalel Smotrich menghina Arab Saudi. Smotrich, yang berasal dari sayap kanan ekstrem, mengolok-olok Arab Saudi agar “terus naik unta di gurun” saat Israel diminta mengakui negara Palestina sebagai syarat normalisasi hubungan.
“Jika Arab Saudi berkata ‘normalisasi dengan imbalan negara Palestina,' tidak, terima kasih. Teruslah naik unta di gurun, sementara kami akan terus membangun ekonomi dan negara kami,” kata Smotrich.

