BERITA TERKINI
Jokowi Ungkap Dua Agenda Utama Pertemuan Tertutup Prabowo: Board of Peace dan Tarif Dagang AS

Jokowi Ungkap Dua Agenda Utama Pertemuan Tertutup Prabowo: Board of Peace dan Tarif Dagang AS

Presiden ke-7 RI Joko Widodo mengungkap isi pertemuan tertutup Presiden Prabowo Subianto dengan sejumlah tokoh bangsa, mantan menteri luar negeri, serta pimpinan partai politik yang digelar beberapa waktu lalu. Jokowi menyebut ada dua agenda besar yang menjadi fokus dalam diskusi tersebut, yakni isu perdamaian global dan strategi ekonomi terkait hubungan dagang dengan Amerika Serikat.

Agenda pertama menyangkut keputusan Indonesia bergabung dalam Board of Peace (BoP). Menurut Jokowi, Prabowo menekankan pentingnya Indonesia berada di forum internasional itu untuk membangun dialog yang lebih konstruktif demi terciptanya perdamaian dunia, terutama di tengah ketidakpastian geopolitik global.

“Beliau menyampaikan bahwa kita perlu berada di dalam forum itu untuk membangun sebuah dialog yang baik agar dunia menjadi lebih damai,” kata Jokowi saat ditemui pada Jumat, 6 Maret 2025.

Selain isu perdamaian, pertemuan juga membahas langkah ekonomi Indonesia dalam menghadapi Amerika Serikat. Jokowi menyampaikan bahwa terdapat 1.800 komoditas barang asal Indonesia yang memperoleh fasilitas bebas tarif atau nol persen dari pemerintah AS.

Prabowo menargetkan kebijakan tersebut dapat mendorong peningkatan volume ekspor Indonesia ke AS. Jokowi juga menyebut Indonesia masih menikmati surplus perdagangan dengan Amerika Serikat, yang disebut mencapai sekitar 18 miliar unit mata uang internasional.

Menurut Jokowi, surplus perdagangan itu menjadi modal bagi pemerintahan Prabowo untuk meningkatkan devisa negara. Ia menilai kelanjutan hubungan dagang yang menguntungkan penting untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional sekaligus memperluas pasar bagi produk unggulan Indonesia di tingkat internasional.