Institut Teknologi Bandung (ITB) resmi menjadi anggota International University Network for Research Collaboration (iUNRC). Pengumuman keanggotaan tersebut disampaikan dalam 3rd Council Meeting of iUNRC, yang juga dihadiri Rektor ITB Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T. Dalam pertemuan itu, ia memaparkan profil ITB serta visi dan misi kampus menuju konsep 4th Generation University, sebelum menerima plakat keanggotaan secara simbolis dari pimpinan iUNRC.
iUNRC merupakan jaringan kolaborasi riset internasional yang didirikan pada 2023 dengan prinsip co-consultation, co-construction, and sharing. Hingga kini, jaringan tersebut memiliki lebih dari 15 universitas anggota yang berasal dari 11 negara dan tiga benua. iUNRC bertujuan memperkuat koneksi serta pertukaran sumber daya riset antaruniversitas di berbagai negara.
Sebelum pengumuman keanggotaan, Rektor ITB turut menjadi pembicara dalam Presidents Roundtable Forum of the iUNRC bertema “Cross-Border AI Collaboration: Co-Building a New Ecosystem of Education, Science & Technology, and Talent for Belt and Road Universities”. Dalam forum tersebut, ia menyampaikan presentasi berjudul “Cross-regional AI Cooperation: Building a New Ecosystem for Education, Science and Technology, and Talent Development among Belt and Road Universities”, yang menyoroti pendekatan ITB dalam mendukung kolaborasi lintas negara di bidang kecerdasan buatan (AI) dan pengembangan talenta global.
“Keikutsertaan ITB dalam iUNRC merupakan bagian dari langkah nyata untuk menjadi 4th Generation University —universitas yang tidak hanya unggul dalam pendidikan dan riset, tetapi juga berperan aktif sebagai katalisator inovasi dan solusi global melalui jejaring internasional yang kuat,” ujar Prof. Tatacipta.
Forum iUNRC mempertemukan para pimpinan universitas dari berbagai negara yang tergabung dalam Belt and Road Initiative (BRI). Kegiatan ini ditujukan untuk memperkuat kolaborasi dalam riset, pendidikan, dan pengembangan teknologi, terutama di bidang AI, guna mendorong ekosistem pendidikan global yang inklusif dan kolaboratif.
Selain rektor, delegasi ITB yang hadir antara lain Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof. Dr. Irwan Meilano, S.T., M.Sc., yang mengikuti diskusi strategis dan pertemuan bilateral.
Dalam rangkaian agenda kerja sama internasional, delegasi ITB sebelumnya melakukan kunjungan resmi ke Southwest Jiaotong University (SWJTU), China, pada Rabu (11/6/2025). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari penguatan kerja sama di bidang pendidikan, riset, dan teknologi transportasi. Rombongan ITB mengunjungi SWJTU Jiuli Campus dan State Key Laboratory of Rail Transit Vehicle System, menghadiri jamuan makan siang bersama Wakil Presiden SWJTU, serta melanjutkan pertemuan formal dengan Presiden SWJTU di Qingbaijiang Hall, InterContinental Chengdu Century City. Pada malam hari, delegasi ITB menghadiri jamuan makan malam bersama Presiden SWJTU dan perwakilan universitas mitra internasional.
Perwakilan ITB juga mengikuti Roundtable Forum bertema “Connectivity Empowered by Transportation Science and Technology” yang digelar di Tianfu International Conference Center. Forum ini mempertemukan akademisi dan pemimpin institusi dari berbagai negara untuk membahas inovasi serta konektivitas dalam sains dan teknologi transportasi.
Keikutsertaan ITB dalam iUNRC disebut menegaskan komitmen kampus terhadap kolaborasi global, sekaligus menjadi bagian dari langkah transformasi menuju 4th Generation University yang diharapkan berdampak luas bagi masyarakat dan dunia.

