Iran menyatakan menolak tekanan dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjelang pembicaraan terkait isu nuklir yang dijadwalkan berlangsung di Jenewa, Swiss. Parlemen Iran menegaskan kesepakatan hanya mungkin dicapai melalui jalur diplomasi.
Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf mengingatkan Amerika Serikat agar memilih pendekatan diplomasi yang lebih “beradab”. Ia menyatakan, jika tidak, Amerika Serikat akan menghadapi kemarahan Iran.
Sebelumnya, Iran juga menyebut seluruh pangkalan militer Amerika Serikat di Timur Tengah sebagai target yang sah. Di tengah meningkatnya ketegangan, kapal-kapal Angkatan Laut Amerika Serikat yang biasanya bersandar di Bahrain dilaporkan berada di laut.
Situasi ini terjadi ketika ketegangan meningkat seiring ancaman perang regional serta risiko bagi puluhan ribu tentara Amerika Serikat. Dalam perkembangan terkait, parlemen Amerika Serikat disebut menegaskan tetap berada di meja perundingan yang lebih bermartabat.

