BERITA TERKINI
Iran Ingin Kesepakatan Nuklir Baru Lebih Sederhana dari JCPOA, Tekankan Pencabutan Sanksi dan Sifat Damai Program

Iran Ingin Kesepakatan Nuklir Baru Lebih Sederhana dari JCPOA, Tekankan Pencabutan Sanksi dan Sifat Damai Program

MOSKOW — Iran menyatakan harapannya agar kesepakatan nuklir baru dengan Amerika Serikat dapat dibuat lebih sederhana dibanding Rencana Aksi Komprehensif Bersama (Joint Comprehensive Plan of Action/JCPOA) tahun 2015. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan, kesepakatan yang diharapkan itu berfokus pada dua elemen utama, yakni pencabutan sanksi serta jaminan bahwa program nuklir Iran bersifat damai.

Dalam pernyataannya pada Minggu (22/2), Araghchi menilai kesepakatan yang lebih baik daripada JCPOA masih mungkin dicapai. Ia menyebut ada unsur-unsur yang dapat dibuat jauh lebih baik dibanding perjanjian sebelumnya.

Araghchi juga menekankan bahwa pada tahap ini tidak diperlukan terlalu banyak rincian. Menurutnya, para pihak dapat menyepakati hal-hal mendasar untuk memastikan program nuklir Iran tetap damai, bersamaan dengan pencabutan lebih banyak sanksi.

Namun, ia menegaskan Teheran tidak akan melepaskan hak kedaulatannya untuk memperkaya uranium sebagai bagian dari program nuklir nasional Iran.

Araghchi menyatakan diplomasi merupakan satu-satunya jalan ke depan untuk mencapai kesepakatan. Ia juga meyakini masih ada peluang untuk solusi diplomatik yang didasarkan pada prinsip saling menguntungkan.

Dalam konteks itu, Araghchi menilai peningkatan kekuatan militer maupun penumpukan militer tidak akan membantu dan tidak dapat menekan Iran.