BERITA TERKINI
Iran Berlakukan Tarif bagi Kapal di Selat Hormuz, Berpotensi Mengguncang Ekonomi Global

Iran Berlakukan Tarif bagi Kapal di Selat Hormuz, Berpotensi Mengguncang Ekonomi Global

Iran menjadi sorotan internasional setelah memberlakukan tarif bagi kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz. Kebijakan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.

Menurut laporan AFP pada Senin (13/4), langkah tersebut dinilai kontroversial karena menyasar salah satu jalur pelayaran paling strategis di dunia. Teheran menyatakan pungutan itu akan digunakan untuk mendanai rekonstruksi nasional.

Dampak kebijakan ini diperkirakan luas terhadap ekonomi global, mengingat Selat Hormuz merupakan rute utama pengiriman energi. Bloomberg News melaporkan perusahaan pelayaran kemungkinan harus membayar hingga USD 2 juta untuk setiap kapal yang melintas.

Sementara itu, Financial Times menyebut adanya ketentuan biaya sebesar satu dolar per barel minyak yang wajib dibayar menggunakan mata uang kripto atau yuan.

Analisis JP Morgan memperkirakan skema pungutan tersebut berpotensi menghasilkan pendapatan tahunan bagi Iran sekitar USD 70 miliar hingga USD 90 miliar. Kebijakan ini pun memicu perhatian pelaku pasar dan pengamat karena dapat menambah biaya logistik serta memengaruhi arus perdagangan dan energi dunia.