Indonesia dan India memperkuat kerja sama pendidikan tinggi melalui kolaborasi di bidang bisnis dan ekonomi. Langkah ini disebut sebagai bagian dari strategi kedua negara untuk merespons transformasi ekonomi global yang berlangsung cepat.
Penguatan kerja sama tersebut menandai pergeseran dari pola kerja sama akademik yang konvensional menuju kemitraan yang lebih strategis, dengan menghubungkan pendidikan, riset, dan kebutuhan industri masa depan.
Pembahasan terbaru berlangsung dalam pertemuan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) RI Brian Yuliarto dengan Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty di Jakarta. Pemerintah Indonesia menekankan agar kolaborasi yang dibangun menghasilkan program nyata yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan riset.
Brian Yuliarto menyampaikan harapannya agar universitas di Indonesia dan India dapat bekerja sama dalam berbagai program, khususnya riset di bidang bisnis dan ekonomi. Upaya ini juga sejalan dengan arah internasionalisasi kampus Indonesia agar lebih terhubung dengan jaringan global.
Dalam diskusi tersebut, delegasi dari Indian Institute of Management (IIM) Bangalore turut hadir. Institusi ini memperkenalkan pendekatan pendidikan berbasis riset yang berorientasi pada teknologi dan inovasi.
Perwakilan IIM Bangalore, Dinesh Kumar Unnikrishna, menyatakan bahwa kolaborasi ke depan akan berfokus pada transformasi digital, kecerdasan buatan, serta pengembangan ekosistem bisnis modern. Fokus ini menunjukkan kerja sama pendidikan diarahkan agar selaras dengan kebutuhan industri yang semakin berbasis teknologi.
Selain penguatan riset, kerja sama ini juga membuka peluang konkret melalui penjajakan program Master of Business Administration (MBA) di Indonesia. Program tersebut dinilai strategis karena berpotensi menghadirkan pendidikan manajemen berstandar global di dalam negeri sekaligus memperluas akses mahasiswa Indonesia terhadap kurikulum internasional.
Duta Besar Sandeep Chakravorty menegaskan kerja sama pendidikan merupakan bagian dari komitmen jangka panjang kedua negara dalam pengembangan sumber daya manusia. Ia menyampaikan apresiasi kepada Mendikti Saintek atas arahan dan dukungan terhadap tim IIM Bangalore yang menjajaki peluang menghadirkan pendidikan manajemen di Indonesia, yang disebutnya sebagai langkah penting dalam kerja sama bilateral.
Ke depan, kolaborasi Indonesia–India ini diharapkan memperkuat kapasitas institusi pendidikan tinggi, membuka peluang riset yang lebih inovatif dan relevan dengan kebutuhan industri, serta memperluas jejaring global bagi mahasiswa dan akademisi. Dengan pendekatan yang lebih strategis, kemitraan ini dinilai berpotensi membentuk ekosistem pendidikan tinggi yang lebih adaptif, inovatif, dan kompetitif.