BERITA TERKINI
India Klaim Amankan Lintasan Tanker di Selat Hormuz lewat Diplomasi dengan Iran

India Klaim Amankan Lintasan Tanker di Selat Hormuz lewat Diplomasi dengan Iran

India menyatakan berhasil mengamankan akses bagi sejumlah kapal tankernya untuk melintas dengan aman di Selat Hormuz setelah melakukan diplomasi dengan Iran. Pemerintah India menilai jalur dialog menjadi langkah paling efektif untuk membantu memulihkan pelayaran di kawasan tersebut.

Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar mengatakan pembicaraan dengan Iran telah menghasilkan kemajuan. “Berbicara telah menghasilkan beberapa hasil,” ujarnya, seperti dikutip Financial Times.

Sebagai contoh, Jaishankar menyebut dua kapal pengangkut liquefied petroleum gas (LPG) berbendera India, Shivalik dan Nanda Devi, berhasil melintasi Selat Hormuz pada Sabtu. Kedua kapal itu disebut membawa sekitar 92.712 ton LPG menuju India.

Menurut Jaishankar, keberhasilan pelayaran tersebut menjadi bukti bahwa pendekatan diplomatik dapat membantu meredakan gangguan perdagangan energi di kawasan. “Dari sudut pandang kami, tentu lebih baik kita berdialog, berkoordinasi dan menemukan solusi daripada tidak melakukan apa-apa,” katanya.

Jaishankar menegaskan tidak ada pengaturan khusus atau kesepakatan menyeluruh antara India dan Iran terkait pelayaran kapal berbendera India. Ia juga menyatakan India tidak memberikan imbalan apa pun kepada Iran.

Meski demikian, ia menilai hubungan antarnegara memiliki dinamika masing-masing dan tidak mudah disamakan, termasuk dalam konteks hubungan India dengan Iran. Jaishankar juga menyatakan India bersedia berbagi pendekatan diplomasi tersebut dengan negara-negara Uni Eropa yang turut menghadapi risiko gangguan perdagangan energi.

Selat Hormuz merupakan salah satu jalur energi terpenting di dunia, dengan sekitar 20% pasokan minyak global melewati perairan sempit itu setiap hari. Dalam laporan tersebut, jalur itu disebut ditutup menyusul perang yang melibatkan Israel, Amerika Serikat, dan Iran.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump meminta negara-negara global mengirim kapal perang untuk membantu menjaga keamanan jalur pelayaran di tengah konflik antara Washington, Israel, dan Iran.