Jakarta — Dana Moneter Internasional (IMF) merevisi turun perkiraan pertumbuhan ekonomi global menyusul meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran. Situasi tersebut dinilai mendorong kenaikan biaya energi dan pangan secara global.
IMF kini memperkirakan ekonomi dunia tumbuh 3,1% pada tahun ini. Angka itu lebih rendah dibanding proyeksi sebelumnya yang berada di level 3,3%.
Informasi ini disampaikan dalam program Squawk Box CNBC Indonesia, Rabu (15/04/2026).