BERITA TERKINI
IMF Soroti Lonjakan Utang AS hingga USD39 Triliun, Peringatkan Risiko bagi Ekonomi Global

IMF Soroti Lonjakan Utang AS hingga USD39 Triliun, Peringatkan Risiko bagi Ekonomi Global

JAKARTA — Dana Moneter Internasional (IMF) menyoroti besarnya utang nasional Amerika Serikat (AS) yang dilaporkan telah mencapai USD39 triliun, atau sekitar Rp666.215 triliun dengan asumsi kurs Rp17.082 per dolar AS. IMF menilai perkembangan ini tidak hanya menjadi persoalan domestik AS, tetapi juga berpotensi berdampak pada perekonomian global.

Direktur Urusan Fiskal IMF, Rodrigo Valdes, menyampaikan peringatan bahwa ekonomi dunia sedang menghadapi tekanan berat, antara lain akibat dampak perang di Timur Tengah serta ruang fiskal yang semakin sempit. Dalam proyeksinya, IMF memperkirakan utang publik global akan mencapai 99% dari produk domestik bruto (PDB) dunia pada 2028.

IMF juga memaparkan skenario terburuk yang menunjukkan rasio tersebut dapat meningkat hingga 121% dalam tiga tahun. Dalam konteks ini, AS disebut menjadi salah satu negara dengan kondisi paling mengkhawatirkan.

Menurut IMF, defisit anggaran Washington diperkirakan bertahan di kisaran 7,5%. Sementara itu, rasio utang AS diproyeksikan menembus 125% dari PDB pada tahun ini dan meningkat menjadi 142% pada 2031.

Valdes menegaskan perlunya langkah penanganan yang tidak dapat terus ditunda. “Ini tidak bisa menunggu selamanya,” katanya, seraya menyampaikan sinyal peringatan kepada Kongres AS.