Dana Moneter Internasional (IMF) memperingatkan munculnya kembali ketegangan antara Amerika Serikat dan China dapat menimbulkan risiko penurunan yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi global.
Direktur Departemen Asia dan Pasifik IMF Krishna Srinivasan mengatakan hubungan kedua negara yang sempat terlihat stabil selama beberapa bulan terakhir kembali memanas dalam beberapa pekan terakhir. Pemicu utamanya adalah langkah Washington yang memperluas pembatasan teknologi serta mengusulkan tarif bagi kapal-kapal China yang memasuki pelabuhan AS.
China merespons dengan kebijakan serupa, termasuk mengumumkan pengetatan kontrol ekspor terhadap logam tanah jarang dan material kritis lainnya.
Dalam wawancara dengan Bloomberg TV pada Jumat, Srinivasan menyatakan bahwa apabila risiko tersebut terwujud dalam bentuk tarif yang lebih tinggi dan gangguan rantai pasokan, pertumbuhan ekonomi global berpotensi turun 0,3 poin. Ia juga menambahkan, eskalasi lebih lanjut akan meningkatkan risiko penurunan bagi perekonomian China.

