BERITA TERKINI
IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global, PDB Riil Taiwan Diperkirakan 5,2%

IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global, PDB Riil Taiwan Diperkirakan 5,2%

Dana Moneter Internasional (IMF) merevisi turun proyeksi pertumbuhan ekonomi global untuk 2026 di tengah gejolak pasar yang dipengaruhi konflik di Timur Tengah. Dalam pembaruan yang disampaikan pada 14 April, IMF juga memperingatkan bahwa perekonomian dunia tidak akan lepas dari dampak konflik tersebut.

Menurut laporan World Economic Outlook terbaru yang dikutip AFP, IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi global tahun ini sebesar 3,1%. Angka itu turun dari proyeksi 3,3% yang dirilis pada Januari.

Untuk Taiwan, IMF memproyeksikan Produk Domestik Bruto (PDB) riil tahun ini tumbuh 5,2%. IMF juga memperkirakan inflasi berdasarkan Indeks Harga Konsumen (CPI) berada di 1,5%, sementara tingkat pengangguran diperkirakan 3,4%.

Sebelumnya, pada Oktober tahun lalu, IMF memperkirakan PDB Taiwan pada 2025 sebesar 3,7% dan pada 2026 sebesar 2,1%. Pada periode yang sama, CPI diproyeksikan naik 1,7% secara tahunan, sedangkan tingkat pengangguran untuk 2025 dan 2026 diperkirakan berada pada level 3,4%.

IMF juga menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi tahunan Tiongkok menjadi 4,4%, turun dari perkiraan Januari sebesar 4,5%. Namun, proyeksi pertumbuhan ekonomi Tiongkok untuk 2027 tidak berubah, tetap diperkirakan 4,0%.

Untuk kawasan Euro, IMF merevisi turun proyeksi pertumbuhan menjadi 1,1% dengan alasan konflik Timur Tengah memberikan dampak negatif terhadap perekonomian.

Konflik tersebut dinilai memengaruhi ekspor minyak dan gas alam dari kawasan Teluk Persia. Karena itu, IMF melakukan revisi penurunan besar pada proyeksi pertumbuhan ekonomi kawasan Timur Tengah dan Amerika Utara untuk tahun ini menjadi 1,1%.

Dalam laporan “Pandangan Ekonomi Global”, IMF menyebut dampak konflik paling terasa pada Iran, Irak, dan Qatar. IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi Iran menyusut menjadi 6,1%, Irak 8,6%, dan Qatar 6,8%.