Dana Moneter Internasional (IMF) memperingatkan bahwa ekonomi global berpotensi menghadapi tekanan yang jauh lebih berat apabila perang di Timur Tengah terus berlarut hingga 2027.
Peringatan tersebut disampaikan Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva dalam konferensi Milken Institute di Washington, D.C., pada Senin, sebagaimana dilaporkan Xinhua dan dikutip pada Selasa, 5 Mei.