BERITA TERKINI
High School Basketball Championship Kembali Digelar, Perebutkan Tiket ke Kejuaraan Asia Pasifik

High School Basketball Championship Kembali Digelar, Perebutkan Tiket ke Kejuaraan Asia Pasifik

High School Basketball Championship kembali digelar untuk kedua kalinya. Turnamen bola basket antar pelajar SMA putra dan putri ini menjadi ajang perebutan tiket bertanding di kejuaraan bola basket Asia Pasifik.

High School Basketball Championship Road to Asia Pacific dijadwalkan berlangsung di MS Sport Arena BSD, Tangerang Selatan, pada 13–17 Mei. Sebanyak 10 tim dari delapan sekolah akan bersaing untuk mendapatkan tiket ke turnamen Asia Pasifik di Singapura.

Pada kategori putra, tujuh tim dibagi ke dalam dua grup. Grup A diisi SMA Mighty Olivant Jogjakarta, SMA Pangudi Luhur Jakarta, SMA Bina Tunas Bangsa Jakarta, dan SMA PSKD Jakarta. Sementara itu, Grup B dihuni SMA Jubilee Jakarta, SMA Cita Hati Surabaya, serta Cambridge School Surabaya.

Adapun kategori putri diikuti tiga tim, yakni PBK Penabur Cirebon, SMA PSKD Jakarta, dan SMA Jubilee Jakarta.

Ketua Panitia Pelaksana High School Basketball Championship, Murni Setionegoro, menilai persaingan tahun ini dipastikan berjalan ketat. Di sektor putra, SMA Jubilee Jakarta akan berusaha mempertahankan status sebagai juara bertahan. Namun, tantangan disebut sudah menanti sejak fase grup, termasuk dari Cambridge School Surabaya yang berstatus runner up Jawa Timur.

Di sektor putri, BPK Penabur Cirebon juga datang dengan status juara bertahan. Mereka akan menghadapi SMA PSKD Jakarta yang merupakan juara DBL Jakarta Series 2025, serta SMA Jubilee Jakarta yang berstatus juara DBL Jakarta 2026.

“Persaingan High School Basketball Championship tahun ini diprediksi akan berlangsung seru. Status juara bertahan Jubilee di sektor putra dan Penabur di kategori putri akan menjadi motivasi tersendiri bagi pemain untuk berjuang habis-habisan di pertandingan nanti. Mereka tidak hanya mengejar kemenangan tapi juga gengsi sebagai juara bertahan. Ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi para pemain tentunya,” kata Murni Setionegoro dalam konferensi pers di Media Centre Kemenpora, Jakarta, Senin (11/5).

Ia menambahkan, persaingan diperkirakan berlangsung ketat hingga partai puncak karena tim yang bertanding telah dipilih secara selektif. Pemenang turnamen ini nantinya akan mewakili untuk bersaing melawan tim-tim dari kawasan Asia Pasifik di Singapura.