BERITA TERKINI
Hegseth Tegaskan Rencana AS Tempatkan Senjata di Luar Angkasa Lewat Proyek Golden Dome

Hegseth Tegaskan Rencana AS Tempatkan Senjata di Luar Angkasa Lewat Proyek Golden Dome

Washington — Menteri Perang Amerika Serikat (AS) Pete Hegseth kembali menegaskan rencana AS untuk menempatkan senjata di luar angkasa melalui proyek pertahanan rudal bernama Golden Dome.

Dalam pidatonya di Colorado, Hegseth menyebut Golden Dome sebagai inisiatif yang mengandalkan senjata dan sensor berbasis antariksa. Ia menggambarkannya sebagai konstelasi sensor dan satelit generasi berikutnya yang ditujukan untuk mendeteksi ancaman dari berbagai arah di seluruh dunia.

Proyek Golden Dome diluncurkan pada Mei oleh Presiden AS Donald Trump. Saat diluncurkan, program ini diperkirakan menelan biaya hampir 175 miliar dolar AS (sekitar Rp2,94 kuadriliun).

Inisiatif pertahanan berlapis tersebut dirancang untuk mengintegrasikan sistem darat, laut, dan ruang angkasa guna melindungi AS dari ancaman rudal. Uji coba besar pertama dilaporkan dijadwalkan pada akhir 2028.

Di sisi lain, kantor berita Bloomberg melaporkan bahwa berdasarkan penilaian para ahli, biaya Golden Dome bisa jauh lebih besar, yakni mencapai 1,1 triliun dolar AS (sekitar Rp18,5 kuadriliun).