BERITA TERKINI
Harga Minyak Cenderung Stabil Menjelang Dialog Dagang AS–China

Harga Minyak Cenderung Stabil Menjelang Dialog Dagang AS–China

Harga minyak mentah bergerak stabil pada Selasa (21/10) ketika pelaku pasar menimbang indikasi meningkatnya surplus pasokan menjelang pembicaraan dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China yang dijadwalkan berlangsung akhir pekan ini.

Minyak West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan mendekati US$57 per barel. Sementara itu, Brent berada di sekitar US$61 per barel pada penutupan Senin.

Data perusahaan pelacakan energi Vortexa menunjukkan jumlah minyak mentah yang disimpan di kapal tanker di laut mencapai rekor tertinggi. Kenaikan ini terjadi saat produsen terus menambah pasokan, sementara pertumbuhan permintaan melambat.

Secara bulanan, harga minyak berada di jalur penurunan untuk bulan ketiga berturut-turut. Ekspektasi surplus yang meluas disebut menjadi faktor yang menekan harga. Sejumlah analis bahkan memperkirakan harga Brent dapat turun ke kisaran US$50 per barel pada tahun depan.

Indikator time spread, atau selisih harga kontrak berjangka, juga mulai memberikan sinyal yang lebih jelas mengenai kondisi pasokan yang dinilai sangat melimpah untuk kedua patokan global tersebut.

Dari sisi geopolitik dan perdagangan, para negosiator AS dan China dijadwalkan membahas isu perdagangan dalam pertemuan di Malaysia minggu ini, menjelang rencana pertemuan Presiden Donald Trump dan Presiden Xi Jinping pada akhir bulan ini.