BERITA TERKINI
Harga Emas Dunia Merosot ke Kisaran US$4.500 per Ons, Analis Tetap Proyeksikan Kenaikan Jangka Panjang

Harga Emas Dunia Merosot ke Kisaran US$4.500 per Ons, Analis Tetap Proyeksikan Kenaikan Jangka Panjang

Harga emas dunia melemah tajam pada perdagangan terbaru dan sempat turun mendekati level US$4.500 per ons. Pada pukul 22.46, emas tercatat turun US$81,5 per ons ke posisi US$4.533 per ons. Beberapa menit kemudian, penurunan berlanjut hingga menyentuh US$4.526 per ons, atau turun hampir US$100.

Pergerakan tersebut terjadi saat harga emas masih berjuang bertahan di bawah US$4.600 per ons. Meski volatilitas jangka pendek menekan harga, seorang ahli strategi pasar menilai prospek emas masih berpeluang menguat pada periode mendatang dengan dukungan fundamental jangka panjang.

Dalam wawancara dengan Kitco News, Kepala Riset Komoditas dan Makroekonomi di WisdomTree, Nitesh Shah, mengatakan volatilitas jangka pendek dan perubahan risiko makroekonomi meningkatkan kemungkinan bank sentral melakukan kesalahan kebijakan, yang pada akhirnya dapat mendukung harga emas.

Shah juga menilai bahwa meskipun emas belum menunjukkan kinerja yang kuat sebagai aset aman di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik, risiko dalam ekonomi global terus menumpuk dan dapat menciptakan lingkungan yang menguntungkan bagi logam mulia.

“Emas sebenarnya belum berfungsi sebagai lindung nilai geopolitik yang lengkap,” kata Shah. Ia menambahkan bahwa tekanan jual saat ini lebih banyak dipicu likuidasi dan panggilan margin di pasar yang lebih luas, bukan karena perubahan fundamental.

Berdasarkan skenario dasar terbarunya, Shah memperkirakan harga emas dapat kembali mendekati puncak masa lalu pada kuartal pertama 2027. Ia memproyeksikan emas berada di sekitar US$5.500 per ons pada periode tersebut, seraya menyebut angka itu masih berada di sisi bawah dari kisaran perkiraan yang lebih luas mengingat kuatnya permintaan investasi.

Dalam skenario yang lebih pesimistis—ketika inflasi turun ke 2%, dolar AS menguat, dan imbal hasil obligasi meningkat—Shah tetap memperkirakan harga emas dapat bertahan di sekitar US$4.630 per ons.