BERITA TERKINI
GMNI Apresiasi Pemerintah Pertahankan Harga BBM di Tengah Tekanan Ekonomi Global

GMNI Apresiasi Pemerintah Pertahankan Harga BBM di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) M. Risyad Fahlefi mengapresiasi kebijakan pemerintah yang mempertahankan harga bahan bakar minyak (BBM) di tengah dinamika ekonomi global yang disebut penuh tekanan.

Risyad menilai keputusan tersebut menunjukkan keberpihakan pemerintah kepada masyarakat, terutama kelompok kecil yang dinilai paling terdampak oleh fluktuasi harga energi. Menurutnya, stabilitas harga BBM menjadi faktor penting untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan laju inflasi.

“Kami menilai langkah pemerintah dalam menjaga harga BBM tetap stabil merupakan bentuk komitmen nyata untuk melindungi rakyat dari beban ekonomi yang lebih berat, terutama di tengah kondisi global yang tidak menentu,” ujar Risyad dalam keterangan di Jakarta, Rabu.

DPP GMNI juga menilai kebijakan itu dapat berdampak positif pada sektor-sektor strategis, termasuk transportasi, distribusi logistik, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dinilai sangat bergantung pada kestabilan harga energi.

Selain apresiasi, Risyad meminta pemerintah menjaga konsistensi kebijakan yang berpihak pada rakyat serta memperkuat transparansi dan komunikasi publik agar masyarakat memahami dasar pengambilan kebijakan tersebut. Ia juga berharap kebijakan stabilisasi harga BBM menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk mewujudkan kedaulatan energi nasional dan kesejahteraan rakyat.

“Kami berharap kebijakan ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam mewujudkan kedaulatan energi nasional dan kesejahteraan rakyat. Ini adalah momentum penting untuk mengimplementasikan Trisakti Bung Karno, terkhusus dalam berdikari di bidang ekonomi,” tuturnya.

Risyad menambahkan, kesejahteraan rakyat perlu menjadi prioritas agar bangsa tidak mudah terdikte oleh fluktuasi pasar global. DPP GMNI menyatakan akan terus mengawal kebijakan publik dan berperan sebagai mitra kritis yang konstruktif untuk memastikan langkah pemerintah tetap berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah berupaya menjaga agar BBM bersubsidi tetap terjangkau, khususnya bagi kelompok tidak mampu. “Menteri-menteri ekonomi saya melaporkan bahwa BBM yang bersubsidi, kita akan pertahankan untuk rakyat kecil dan rakyat miskin. Kita akan pertahankan untuk 80 persen rakyat kita,” ujar Prabowo saat menyampaikan taklimat pada Rapat Kerja Pemerintah Anggota Kabinet Merah Putih di Jakarta, Rabu (8/4).