BERITA TERKINI
Festival Imlek Nasional 2026 di Lapangan Banteng Dorong Diplomasi Kreatif dan Perluas Pasar UMKM

Festival Imlek Nasional 2026 di Lapangan Banteng Dorong Diplomasi Kreatif dan Perluas Pasar UMKM

Perayaan Tahun Baru Imlek di Indonesia kian melampaui agenda budaya tahunan. Melalui Festival Imlek Nasional 2577 – Harmoni Imlek Nusantara 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta, pemerintah menegaskan arah baru perayaan budaya sebagai panggung strategis untuk memperkuat citra Indonesia di tingkat global, sekaligus mendorong ekonomi kreatif sebagai penggerak pertumbuhan nasional.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif Irene Umar menyatakan festival ini menjadi simbol kesiapan Indonesia tampil aktif di industri kreatif dunia. Ia menilai talenta kreatif Indonesia tidak hanya mampu bersaing di dalam negeri, tetapi juga semakin mendapat pengakuan di berbagai panggung internasional.

Irene juga menekankan bahwa Harmoni Imlek Nusantara menjadi ruang kolaborasi lintas budaya yang menunjukkan keterbukaan Indonesia terhadap kerja sama global. Salah satu program yang diangkat adalah kolaborasi Indonesia Wave x K-Pop, yang mempertemukan talenta kreatif Indonesia dan Korea Selatan dalam satu panggung. Inisiatif tersebut disebut sebagai contoh bagaimana budaya dapat menjadi medium diplomasi sekaligus membuka peluang ekonomi baru, terutama di sektor hiburan dan industri kreatif.

Dalam pelaksanaannya, Kementerian Ekonomi Kreatif mendorong kolaborasi pelaku industri, komunitas, dan pasar global di 17 subsektor ekonomi kreatif, mulai dari kuliner, fesyen, kriya, hingga film dan musik. Festival ini dirancang bukan hanya sebagai perayaan budaya, tetapi juga ruang promosi dan transaksi bagi pelaku usaha.

Ratusan pelaku UMKM dari berbagai daerah ikut berpartisipasi dengan menghadirkan produk kuliner khas, wastra, kerajinan tangan, dan beragam produk kreatif lokal. Kehadiran UMKM diharapkan dapat meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat, terutama menjelang bulan Ramadan, sekaligus memperkuat posisi ekonomi kreatif sebagai mesin pertumbuhan baru.

Selain kegiatan ekonomi dan hiburan, festival turut menyediakan layanan publik, seperti program cek kesehatan gratis dan donor darah. Inisiatif ini disebut mencerminkan peran negara untuk memastikan perayaan budaya berlangsung aman, sehat, dan memberi manfaat sosial bagi masyarakat.

Apresiasi terhadap penyelenggaraan Imlek juga disampaikan Kepala Staf Kepresidenan Kantor Staf Presiden Muhammad Qodari. Ia menilai perayaan Imlek tahun ini semakin inklusif dan merata karena tidak hanya terpusat di Jakarta, tetapi juga digelar di berbagai kabupaten dan kota. Menurutnya, hal itu menunjukkan Imlek telah menjadi bagian utuh dari kehidupan masyarakat Indonesia.

Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan turut menyoroti keberagaman sebagai kekuatan bangsa. Ia menilai kedekatan momentum Imlek dan Ramadan mencerminkan toleransi dan semangat Bhinneka Tunggal Ika yang hidup di tengah masyarakat. Ia juga menambahkan bahwa ruang perjumpaan seperti Harmoni Imlek Nusantara penting untuk memperkuat kohesi sosial, membangun saling pengertian, serta meningkatkan daya saing bangsa melalui kolaborasi lintas budaya dan komunitas.

Festival Imlek Nasional 2026 berlangsung pada 22 Februari hingga 3 Maret 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, pemerintah menegaskan komitmennya menjadikan ekonomi kreatif sebagai instrumen diplomasi budaya, penguat identitas nasional, serta sektor bernilai tambah tinggi yang berdampak bagi masyarakat, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.