BERITA TERKINI
Dua Tim Mahasiswa UNIKOM Jadi Finalis Dunia Imagine Cup 2023 dengan Inovasi untuk Peternak dan Keamanan Internet Anak

Dua Tim Mahasiswa UNIKOM Jadi Finalis Dunia Imagine Cup 2023 dengan Inovasi untuk Peternak dan Keamanan Internet Anak

Jakarta, 5 April 2023 — Dua kelompok mahasiswa dari Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) berhasil melaju sebagai finalis dunia Imagine Cup 2023, kompetisi tahunan dari Microsoft yang menantang pelajar dari berbagai negara untuk menghadirkan solusi atas persoalan besar dunia melalui teknologi. Kedua tim tersebut adalah MoonChick, yang berfokus pada pemberdayaan peternak ayam di daerah, serta SnaillyProject, yang mengusung gagasan internet sehat dan aman bagi anak-anak.

Dosen UNIKOM Dian Dharmayanti, yang membimbing kedua tim bersama Adam Mukharil Bachtiar, menyatakan kebanggaannya atas capaian tersebut. Ia menjelaskan MoonChick dan SnaillyProject merupakan tim mahasiswa yang bergabung di Divisi CodeLabs, Direktorat Inovasi dan Kompetisi UNIKOM, dengan anggota lintas jurusan dan semester.

MoonChick: Sistem pemantauan peternakan ayam untuk kategori ‘Earth’

MoonChick (Monitoring on Chicken – Enabling Automation for Your Poultry) berangkat dari temuan di lapangan terkait penurunan usaha peternak ayam akibat kematian ayam saat masa panen. Tim menyimpulkan sejumlah faktor lingkungan turut memengaruhi kondisi area peternakan dan kesehatan ternak. Namun, para peternak dinilai kesulitan mengambil, memetakan, dan mengelola data lingkungan serta kesehatan hewan secara manual, terlebih ketika jumlah ternak di peternakan rata-rata melebihi 600 ekor.

Untuk menjawab persoalan itu, MoonChick mengusulkan sistem kolaborasi cerdas berbasis big data analytics, machine learning, dan Internet of Things (IoT) yang dirancang agar tetap dapat diakses di wilayah terpencil dengan keterbatasan internet.

Menurut perwakilan tim, Muhammad Farid Laksmana, MoonChick ditujukan untuk membantu peternak mengelola peternakan secara lebih efektif, termasuk melalui notifikasi saat terjadi kondisi lingkungan tidak biasa atau ketika ada ternak yang sakit. Ia menyebut analisis korelasi data memanfaatkan Azure Machine Learning dan Azure Blob Storage, sementara deteksi gambar menggunakan Azure Custom Vision.

Anggota tim Andi Firmansyah menambahkan tantangan utama adalah memastikan teknologi dapat digunakan di lokasi terpencil. Karena itu, tim mengembangkan mekanisme edge computing agar IoT MoonChick tetap berfungsi pada koneksi internet berbandwidth rendah.

Sebelum menjadi finalis dunia, MoonChick tercatat menjadi runner up Epic Challenge Microsoft Imagine Cup wilayah Asia pada Februari 2023, serta terpilih sebagai finalis Imagine Cup di Asia mewakili Indonesia.

Snailly: Aplikasi pengawasan internet anak berbasis machine learning

SnaillyProject mengembangkan aplikasi berbasis machine learning bernama Snailly untuk membantu orang tua mengawasi aktivitas internet anak dan meningkatkan keamanan online. Inovasi ini dilatarbelakangi semakin banyaknya generasi muda yang terekspos ke ranah digital sebelum mampu memilah informasi sesuai usia, yang berpotensi menimbulkan pengalaman buruk saat berinternet.

Dalam data yang dikutip tim, remaja di Indonesia memiliki tingkat penetrasi internet tertinggi dibanding kelompok usia lain, yakni 99,16% untuk usia 13–18 tahun. Sementara anak usia 5–12 tahun tercatat sebesar 62,43%.

Perwakilan SnaillyProject, Adinda Regita Afifah Cahyani, menjelaskan aplikasi Snailly memanfaatkan Azure Machine Learning untuk mendeteksi dan memblokir situs yang memuat konten dengan kata kunci negatif. Jika anak mengakses situs yang dinilai tidak sesuai, orang tua akan menerima notifikasi. Riwayat situs yang terdeteksi disimpan dalam database history yang dibangun menggunakan Azure Blob Storage.

Anggota tim Mohammad Aziz Riza menyoroti adanya unsur subjektivitas dalam menentukan konten negatif. Karena itu, Snailly dilengkapi fitur whitelist agar orang tua dapat mempersonalisasi pemblokiran dengan memasukkan kata kunci sesuai kriteria masing-masing.

SnaillyProject terpilih sebagai pemenang kategori education tingkat Asia, sehingga berhak memperoleh hadiah senilai USD2.500 dan kredit Azure dari Microsoft Founders Hub.

Kolaborasi dan harapan dampak sosial

Dalam proses pengembangan, kedua kelompok mahasiswa UNIKOM disebut saling bekerja sama untuk menyempurnakan ide masing-masing. Country Engineering Lead, Office of the CTO, Microsoft Asia, Irving Hutagalung, yang turut memberikan coaching kepada kedua tim selama kompetisi, menyatakan capaian finalis dunia tersebut menunjukkan usia bukan batasan untuk berkontribusi. Ia berharap prestasi ini dapat menginspirasi penggiat teknologi muda di Indonesia.

  • MoonChick: solusi IoT, big data analytics, dan machine learning untuk membantu pemantauan kondisi lingkungan serta kesehatan ternak di peternakan ayam, termasuk di area dengan internet terbatas.
  • Snailly: aplikasi berbasis machine learning untuk membantu orang tua memantau dan memblokir akses anak ke situs berkonten negatif, dengan opsi personalisasi melalui fitur whitelist.