Perkembangan kelas menengah di Indonesia menjadi sorotan di tengah tekanan dan guncangan ekonomi global. Sejumlah dinamika perekonomian dunia disebut membayangi kondisi ekonomi domestik, termasuk daya tahan kelompok masyarakat yang selama ini kerap dipandang sebagai penopang konsumsi.
Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah kelas menengah di Indonesia terpantau mengalami penyusutan. Tren ini menunjukkan adanya perubahan pada komposisi kelompok pendapatan, sekaligus menandakan tantangan yang dihadapi rumah tangga dalam menjaga tingkat kesejahteraan di tengah ketidakpastian ekonomi.
Artikel ini menyajikan data mengenai perkembangan tersebut, dengan menekankan bahwa penyusutan kelas menengah terjadi dalam periode beberapa tahun terakhir, seiring berbagai guncangan global yang memengaruhi perekonomian. Kondisi ini menjadi indikator penting untuk membaca ketahanan ekonomi masyarakat serta arah kebijakan yang dibutuhkan untuk menjaga stabilitas dan memperkuat daya beli.