BERITA TERKINI
DeepSeek Uji Model AI V4 dengan Chip Lokal China, Produsen AS Tak Dilibatkan

DeepSeek Uji Model AI V4 dengan Chip Lokal China, Produsen AS Tak Dilibatkan

JAKARTA – Pengembang kecerdasan buatan (AI) asal China, DeepSeek, tidak melibatkan produsen chip Amerika Serikat dalam pengujian awal model AI terbarunya, V4. Langkah ini dinilai mencerminkan pergeseran strategi yang memperkuat ketergantungan pada rantai pasok teknologi domestik China.

Dikutip Reuters, DeepSeek memberikan akses pengujian awal kepada produsen chip domestik China, termasuk Huawei Technologies. Sementara itu, Nvidia dan Advanced Micro Devices (AMD) tidak termasuk dalam proses pengujian tersebut.

Keputusan ini muncul di tengah meningkatnya tekanan geopolitik serta pembatasan ekspor teknologi Amerika Serikat ke China. Analis menilai, strategi DeepSeek sejalan dengan upaya pemerintah China untuk mempercepat kemandirian teknologi, terutama di sektor semikonduktor dan kecerdasan buatan.

Langkah DeepSeek juga berbeda dari praktik umum industri AI, di mana pengembang biasanya bekerja sama dengan produsen chip utama untuk memastikan kompatibilitas dan efisiensi kinerja model pada perangkat keras yang paling banyak digunakan secara global.

Dari sisi komersial, analis memperkirakan dampak langsung terhadap produsen chip AS relatif terbatas. Hal ini karena DeepSeek lebih banyak digunakan sebagai model pembanding teknis ketimbang menjadi platform AI komersial berskala besar. Meski demikian, keputusan tersebut dinilai mempertegas fragmentasi ekosistem AI global antara China dan Amerika Serikat.

Model-model DeepSeek tercatat telah diunduh lebih dari 75 juta kali di platform open-source Hugging Face. Angka ini mencerminkan pesatnya adopsi model AI asal China, sekaligus memperlihatkan meningkatnya tensi geopolitik di sektor kecerdasan buatan.

Sumber di Amerika Serikat juga menyebut DeepSeek diduga berupaya menghilangkan penanda teknis yang dapat mengungkap asal chip yang digunakan dalam pelatihan model, serta berencana mengklaim penggunaan prosesor buatan China. Hingga kini, perusahaan belum memberikan pernyataan resmi terkait tudingan tersebut.

Di sisi lain, analis menilai kasus ini turut memperkuat kekhawatiran Washington mengenai efektivitas pengawasan ekspor chip AI, meski dampak pendapatan bagi Nvidia dan AMD diperkirakan tidak signifikan dalam jangka pendek.