Jumlah personel militer aktif kerap dipakai sebagai salah satu indikator untuk melihat kapasitas pertahanan sebuah negara. Data terbaru dalam laporan Military Balance 2025 dari International Institute for Strategic Studies (IISS) yang dirangkum Business Insider memeringkat negara-negara berdasarkan ukuran angkatan bersenjata aktif, sekaligus mencantumkan anggaran pertahanan mereka berdasarkan angka tahun 2024.
Ukuran angkatan bersenjata aktif merujuk pada jumlah pasukan berseragam suatu negara, termasuk penerbang, tentara, pelaut, pasukan khusus, dan Marinir. Dalam konteks operasi darat, ukuran pasukan sering dianggap penting karena berkaitan dengan kemampuan merebut dan menduduki wilayah.
Namun, jumlah personel aktif bukan satu-satunya tolok ukur dalam membandingkan kekuatan militer. Angka tersebut dapat menunjukkan potensi kekuatan yang bisa ditingkatkan melalui wajib militer maupun pemanggilan pasukan cadangan. Mark Cancian, penasihat senior di Center for Strategic and International Studies (CSIS), menekankan bahwa kemampuan militer tidak hanya ditentukan oleh besarnya jumlah personel.
IISS juga membedakan kategori angkatan bersenjata aktif, pasukan cadangan, dan paramiliter dalam analisisnya untuk memberi gambaran personel yang lebih menyeluruh. Meski pasukan cadangan dapat memperkuat militer saat dibutuhkan, Cancian menilai kualitas dan lamanya keahlian mereka bisa sangat bervariasi, terutama bila sebagian besar sudah lama tidak berlatih. Sementara itu, paramiliter dinilai dapat efektif untuk keamanan internal, tetapi tidak selalu bernilai sebagai kekuatan tempur militer.
Selain personel, kekuatan militer juga ditentukan oleh faktor lain seperti peralatan dan kesiapan, teknologi, ukuran dan kecanggihan angkatan udara serta armada laut, kemampuan amfibi, sistem komando dan kendali, hingga kekuatan nuklir. Umumnya, kemampuan yang lebih besar dan lebih maju memerlukan pengeluaran pertahanan yang lebih tinggi.
Berikut daftar negara dengan jumlah pasukan militer aktif terbanyak berdasarkan data yang dikutip:
1. China
China tercatat memiliki personel militer aktif terbanyak di dunia, yakni 2.035.000 orang. Negara ini juga memiliki anggaran pertahanan terbesar kedua di dunia dengan nilai US$235 miliar pada 2024. Populasi China disebut sekitar 1,4 miliar jiwa.
2. India
India menempati posisi kedua dengan 1.476.000 personel aktif. Populasi India disebut lebih dari 1,4 miliar jiwa.
3. Amerika Serikat
Amerika Serikat berada di peringkat ketiga dengan 1.316.000 personel aktif. Negara ini disebut sebagai pemilik anggaran militer terbesar di dunia dengan angka US$968 juta.
4. Korea Utara
Korea Utara, dengan populasi sekitar 25 juta, disebut memiliki kekuatan militer aktif yang setara dengan Amerika Serikat, dengan jumlah 1.280.000 personel militer.
5. Rusia
Rusia tercatat memiliki 1.134.000 personel militer aktif, dengan sekitar 1,5 juta personel cadangan.
6. Ukraina
Ukraina disebut memiliki sekitar 260.000 anggota gendarmerie dan paramiliter. Sejak invasi Rusia pada 2022, ukuran pasukannya bertambah, dengan total 740.000 personel militer aktif.
7. Pakistan
Pakistan berada di peringkat ketujuh dengan 660.000 personel militer aktif.
Dalam daftar yang sama, Indonesia disebut menempati peringkat ke-13 dengan 405.000 personel militer aktif.

