Bank menjadi salah satu pilar utama sistem keuangan global. Besarnya aset yang mereka kelola menentukan kapasitas penyaluran kredit, penghimpunan simpanan, serta ketersediaan likuiditas di berbagai negara.
Berdasarkan publikasi Visual Capitalist pada Senin, 4 Mei 2026, total aset yang dikuasai 50 bank terbesar dunia mencapai USD101,6 triliun. Nilai tersebut mendekati beban utang pemerintah dunia yang tercatat sebesar USD111 triliun pada 2025.
Peringkat 50 bank terbesar dunia disusun berdasarkan total aset, menggunakan data CompaniesMarketCap per 15 April 2026. Total aset yang dihitung mencakup kas dan setara kas, pinjaman, investasi, properti, serta peralatan, sesuai periode pelaporan terbaru masing-masing bank.
Dalam daftar tersebut, bank-bank asal Tiongkok mendominasi posisi puncak. Empat bank terbesar dunia seluruhnya merupakan pemberi pinjaman milik Tiongkok, yaitu Industrial and Commercial Bank of China (ICBC), Agricultural Bank of China, China Construction Bank, dan Bank of China. Secara gabungan, keempatnya menguasai aset USD25,5 triliun, atau sekitar seperempat dari total aset 50 bank teratas.
Amerika Serikat berada di posisi berikutnya, dipimpin oleh JPMorgan Chase dengan aset USD4,4 triliun dan Bank of America sebesar USD3,4 triliun. Sementara itu, komposisi 10 besar juga diisi oleh tiga bank Eropa—BNP Paribas, HSBC, dan Crédit Agricole—serta satu bank dari Jepang, Mitsubishi UFJ Financial.
Dalam penjelasan yang sama, disebutkan bahwa sebagian besar aset bank berbentuk kas dan aset likuid. Salah satu faktor pendorongnya adalah ketentuan regulator yang mengharuskan bank memiliki aset yang cukup kuat untuk menahan tekanan pasar maupun tekanan pendanaan.
Dari sisi kawasan, Asia memimpin dengan menguasai hampir setengah dari total aset 50 bank terbesar dunia. Dominasi ini terutama ditopang oleh 13 bank asal Tiongkok yang menyumbang sekitar 39% dari total aset dalam daftar.
Eropa menempati posisi kedua. Meski jumlah bank Eropa dalam daftar hampir setara dengan Asia (18 bank di Eropa dibanding 19 di Asia), skala asetnya rata-rata lebih kecil. Rata-rata aset per bank di Eropa tercatat USD1,6 triliun, sedangkan di Asia mencapai USD2,6 triliun.
Berikut 15 bank dengan aset terbesar di dunia berdasarkan data tersebut:
1. ICBC (Tiongkok) — USD7.300
2. Agricultural Bank of China (Tiongkok) — USD6.800
3. China Construction Bank (Tiongkok) — USD6.200
4. Bank of China (Tiongkok) — USD5.300
5. JPMorgan Chase (AS) — USD4.400
6. Bank of America (AS) — USD3.400
7. BNP Paribas (Prancis) — USD3.300
8. HSBC (Inggris) — USD3.200
9. Crédit Agricole (Prancis) — USD2.800
10. Mitsubishi UFJ Financial (Jepang) — USD2.700
11. Citigroup (AS) — USD2.700
12. Postal Savings Bank of China (Tiongkok) — USD2.500
13. Santander (Spanyol) — USD2.200
14. Bank of Communications (Tiongkok) — USD2.200
15. Wells Fargo (AS) — USD2.200