PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) memproyeksikan pertumbuhan bisnis pembiayaan porsi haji sepanjang 2026, di tengah dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah dan berbagai tantangan ekonomi global. Perusahaan menilai gejolak eksternal tersebut tidak memberikan dampak signifikan terhadap laju pembiayaan syariah, khususnya pada segmen pembiayaan porsi haji yang dinilai memiliki basis peminat spesifik dan relatif stabil.
Manajemen CNAF menyampaikan bahwa fokus pembiayaan syariah perusahaan hingga saat ini masih terpusat pada pembiayaan porsi haji. CNAF belum menyediakan pembiayaan umrah. Produk pembiayaan haji juga disebut sebagai bagian dari strategi diversifikasi yang mulai dijalankan sejak akhir 2025 untuk memperkuat posisi perusahaan di pasar keuangan syariah.
Pada 2025, total pembiayaan syariah CNAF tercatat sebesar Rp 2,88 triliun, dengan kontribusi 31% terhadap portofolio perusahaan. Dengan porsi tersebut, pembiayaan syariah dipandang menjadi salah satu pilar penting dalam kinerja CNAF, sekaligus membuka ruang ekspansi pada periode berikutnya.
Untuk mendorong penetrasi pasar, CNAF menyiapkan sejumlah langkah strategis yang menekankan kolaborasi dan penguatan akses. Perusahaan menyebut perlu membangun ekosistem pendukung agar produk pembiayaan porsi haji lebih mudah dijangkau masyarakat.
Langkah yang disiapkan mencakup kerja sama dengan komunitas untuk sosialisasi pembiayaan porsi haji, kemitraan dengan biro perjalanan haji dan umrah untuk memperluas distribusi pasar, pemanfaatan jaringan diler dan agen pembiayaan guna meningkatkan volume transaksi, serta penguatan digitalisasi agar proses pengajuan pembiayaan dapat dilakukan melalui kanal digital terintegrasi.
Sejalan dengan strategi tersebut, CNAF memasang target pembiayaan baru pada 2026 sebesar Rp 9,6 triliun. Perusahaan menyatakan target itu menuntut kreativitas dalam mencari peluang pertumbuhan, termasuk melalui perluasan kerja sama dan optimalisasi saluran distribusi.
Adapun prospek pembiayaan syariah dinilai masih memiliki ruang tumbuh di Indonesia, didorong oleh tingginya antusiasme masyarakat untuk menunaikan ibadah haji, peningkatan literasi keuangan syariah, dukungan regulasi yang semakin kondusif, serta kebutuhan akan solusi pembiayaan yang praktis dan sesuai prinsip syariah. CNAF menyatakan terus memantau perkembangan pasar agar strategi tetap relevan dengan kebutuhan nasabah, meski kondisi ekonomi makro dapat berubah.
Catatan: Data, angka, dan informasi dalam artikel ini merupakan ringkasan kondisi pasar dan laporan perusahaan pada periode April 2026. Kondisi keuangan, target perusahaan, dan situasi geopolitik bersifat dinamis dan dapat berubah sesuai perkembangan ekonomi global maupun kebijakan internal perusahaan.