China menegaskan kesiapannya untuk “bertarung hingga akhir” dalam perang dagang dengan Amerika Serikat (AS). Pemerintah di Beijing juga membantah tudingan Washington yang menyebut China tidak menjawab pertanyaan terkait pembatasan ekspor terbaru atas logam tanah jarang.
Pernyataan itu disampaikan juru bicara Kementerian Perdagangan China melalui pernyataan resmi yang dirilis pada Selasa (14/10/2025). “Jika Anda ingin bertarung, kami akan bertarung hingga akhir,” kata juru bicara tersebut.
Kementerian Perdagangan China turut membela keputusan memperluas pembatasan ekspor global tersebut. Menurutnya, kebijakan itu merupakan tindakan legal yang sesuai dengan undang-undang dan aturan, sembari menegaskan bahwa China tetap terbuka untuk berdialog.
“Sebagai negara adidaya yang bertanggung jawab, China secara konsisten dan tegas melindungi keamanan nasionalnya sendiri dan keamanan kolektif internasional,” imbuh juru bicara tersebut.

