China menyatakan dukungan tegas kepada Kuba yang tengah menghadapi krisis energi. Dukungan tersebut disertai pernyataan kesiapan Beijing untuk memberikan bantuan kepada negara berpenduduk sekitar 11 juta jiwa itu.
Pernyataan itu disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, dalam sebuah konferensi pers. Dalam kesempatan tersebut, pemerintah China menegaskan posisinya mendukung Kuba di tengah situasi yang sedang berlangsung.
Berita ini muncul di tengah sorotan terhadap kondisi Kuba yang disebut berada di ambang kolaps akibat blokade Amerika Serikat. Namun, rincian bentuk bantuan maupun waktu penyalurannya tidak dijelaskan dalam informasi yang tersedia.

