China mencabut penangguhan pembelian kedelai dari tiga pemasok Amerika Serikat (AS), sebuah langkah yang dinilai dapat meredakan ketegangan perdagangan pertanian antara Beijing dan Washington.
Dalam pernyataan yang dirilis Bea Cukai China, disebutkan bahwa negara tersebut akan memulihkan kualifikasi ekspor kedelai mulai 10 November untuk CHS Inc dan dua perusahaan AS lainnya. Ketiga pemasok itu sebelumnya dihentikan sejak Maret 2025.
Keputusan ini menyusul pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping pekan lalu. Pertemuan tingkat tinggi tersebut menghasilkan gencatan dagang yang membuat China kembali membeli produk pertanian AS.
China, sebagai importir kedelai terbesar di dunia, disebut menghindari pasokan dari AS dalam beberapa bulan menjelang perundingan. Pemerintah AS menyatakan Beijing telah setuju untuk membeli setidaknya 12 juta ton kedelai tahun ini, dengan proyeksi pembelian tahunan meningkat menjadi 25 juta ton dalam tiga tahun ke depan.

