China membantah tuduhan dari seorang pejabat Amerika Serikat yang menyatakan bahwa Beijing telah melakukan uji coba nuklir secara rahasia. Bantahan itu disampaikan juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, pada Rabu (11/2/2026).
Lin menegaskan tuduhan tersebut tidak memiliki dasar. Ia juga menilai pernyataan dari pihak AS sebagai fitnah.

